De Marcus Cousins Adalah Seorang Center Di Era Modern

De Marcus Cousins Adalah Seorang Center Di Era Modern

 

Berita-Prediksibola.com – Masih akan menyajikan berita yang tak kalah menarik mengenai De Marcus Cousins Adalah Seorang Center Di Era Modern. Pembasket DeMarcus takhanya berbadan besar namun dirinya mempunyai versatility yang patut di acungi jempol dalam lima musim terakhir Marcus yang saat ini berusia 25 tahun milik Sacramento Kings itu juga terus mampu memperlihatkan perkembangan yang signitifkan.

De Marcus Cousins Adalah Seorang Center Di Era Modern

Sebagai seorang Marcus memang memiliki kecepatan dan punya middle jump shot yang sangat bagus. Sang pemain sendiri juga mengaku tak pernah menganggap dirinya hanya sebagai center dirinya hanya bermain secara nyaman mungkin dan untuk mencoba selalu membatu Kings meraih sang juara di dunia basket. Dan dirinya tak pernah menganggap dirinya seorang center, dirinya hanya seorang pemain basket. Tak banyak yang di lakukan oleh Marcus yang memiliki middle range jump shot.

Banyak yang bisa di lakukan oleh Marcus di lapangan terkadang orang terlalu terpukau dengan kata-kata center. Big Man atau sebutan yang lain buat marcus yang mencoba selalu untuk memberikan yang terbaik bagi timnya. Dia masih lemah dalam melakukan tembakan tiga angka. Ini adalah atribut yang harus dia tingkatkan ke depannya. Tapi, saya kira dia punya potensi untuk terus berkembang dan melengkapi kelemahannya. Namun dengan demikian Marcus akan tampil dengan kekuatan dan kepercayaannya yang memiliki middle agar dapat mengimbangi serangan dari musuh di saat bertandig dan mempunyai target-target yang sulit untuk di terjang oleh musuh.

Meski demikian arsitek Kings George Karl juga secara khusus mengkritis kemampuan Marcus dalam melakukan three point namun Marcus masih lemah dalam hal ini. Dirinya masih lemah dalam melakukan tembakan tiga angka dan ini adalah artibut yang harus di pertingkatkan kedepannya. Akan tetapi dirinya mempunyai potensi untuk terus berkembang dan tentunya melengkapi kelemahan tersebut. Pada pertandingan waktu lalu kekuatan Marcus skuad timnas basket Amerika Serikat tersebut mengalami cidera lutut kanan dalam sesi latihan. Cidera Marcus itu mereduksi kekuatan pada tim AS yang sebelumnya sudah kehilangan Paul Geortge yang juga mengalami patah tulang.

Cidera trersebut terjadi sangat mendadak, ketika itu Marcus 9terlibat perebutan bola dengan Antony Davies keduanya melayang di udara sebelum akhirnya kembali terjatuh dengan bersamaan dan kehilangan bola. Namun bintang Sacramento Kings itu berteriak kesakitan dan terbaring di tengah garis free throw. Sejumlah staf langsung mengrubunginya pembasket 24 tahun tersebut menangani rasa sakit yang di alami olehu Marcus itu.

Dan pada akhirnya Marcus di bantu untuk berjaalan utnuk mlnggir dari lapangan. Tim medis lantas memebawanya dengan tandu dan meninggalkan latihan pertama. Bintang kelahiran Mobile, Albama tersebut menjalani pemerioksaan dan megenai hasilnya tidak ada kerusakkan pada struktur di lutut namun dengan hal demikian utntuk para medis akan terus memonitor perkembangan Marcus. Dan sekarang ada cidera lagi dalam waktu yang beriringan. ini bener menyedihkan dan cedera ini bisa terjadi kepada siapa saja.