Pakar Eropa Turun Tangan Insinden Rossi-Marquez

Pakar Eropa Turun Tangan Insinden Rossi-Marquez

 

Berita-Prediksibola.com – Kami akan memberi berita yang lebih menarik lagi mengenai Pakar Eropa Turun Tangan Insinden Rossi-Marquez. Insiden di Malaysia masih meyisakan perdebatan bagi para penikmat MotoGP 2015. Memang tak terlalu sedikit yang bertanya-tanya soal perdebatan tersebut. Insinden antara Valentino Rossi dan Marquez di Malaysia tersebut, siapa yang sebenarnya bersalah dalam insinden tersebut di Sirkuit Internasional Sepang waktu itu. Sadrkah akan misteri tersebut, Eurosport pun juga melakukan wawancara dengan para pakar yang tersebar di lima negara Eropa, yakni Eropa, Spanyol, Italia, Inggris, Jerman, dan Prancis. Ada ynyang mengatakan bahwa insinden tersebut 100 persen di picu oleh Rossi sendiri pergerakan Rossi sudah jelas tidak fair. Pada hal semua penduduk Spanyol sangat mencintainya, tapi saat ini tidakperlu di ragukan lagi apa yang telah di perbuat oleh The Doctor tersebut jelas bersalah.

Pakar Eropa Turun Tangan Insinden Rossi-Marquez

Namun dengan demikian berbeda dari Spanyol, analis Jerman, Prancis dan Inggris menilai Insinden yang telah terjadi di akibatkan kesalahan oleh masing-masing pihak. Meski pun ketiga negara tersebut akan memberikan penilaian yang berbeda mengenai seberapa besar kesalahan yang di lakukan oleh pembalap bernomorkan 46 dan The Baby Alien. 98 persen untuk Rossi dan dua persen untuk Marquez. Itu jelas pegerakan yang tidak fair oleh Rossi yang di mana dirinya tidak mampu mengatasi gagalnya tekanan. Tapi Marquez sendiri bermain dengan cara yang cerdas, meskipu motifasinya sedikit terlihat mencurigakan. 75 persen Rossi dan 25 Marquez. Pergerakan Rossi memang tidak adil dan sangat berlebihan, akan tetapi Marquez jelas berada di posisi yang di sebut dengan provokatif.

50 berbanding. Marquez sendiri tidak seharusnya dalam posisi seperti itu dan itu justru sangat mencolok buat The Doctor, tapi Rossi mengetahui dari sebelumnya dan akhirnya Rossi memberikan reaksi yang sangat berlebihan. Dan di sisi lain Smentara dari negara Italia justru kesalahan fatal terletak pada Marquez. Negara tersebut menilai kesalahan terbesarnya terletak pada pembalap Repsol Honda Marquez yakni sebanyak 90 persen. Menurut pakar dari Italia menilai apa yang telah di katakan oleh Pembalap dengan nomor kerennya 46 tersebut tentang kecurangan yang di lakukan oleh pembalap Spanyol Marquez dan Lorenso tersebut sangat bersalah.

Tidak hanya soal siapa yang bersalah , kelima pakar tersebut juga memberikan pandangan mengenai insinden antara Rossi dan Marquez. Dan mengenai hukuman yang di berikan kepada The Doctor terebut sudah sangat adil. Dalam hal ini, Italia menegaskan untuk meenilai pembalap yang saat ini berusiakan 36 tahun tersebut tidak layak, menerima hukuman yang di putuskan oleh pengadilan Arbitrase Olahraga atau bisa di sebut dengan CAS. Sementara itu Spanyol, Jerman, Prancis dan Inggris satu suara. Mereka menilai FIM dan CAS telah membuat keputusan yang tepat. Sebab Rossi memang sepantasnya mendapatkan hukuman yang mengakibatkan pembalap lain terjatuh dan terlepas dari adanya keraguan tentang skenario yang terjadi di anatara kedua pembalap Rossi dan Marquez.