F1 Bukan Olahraga Tepat Untuk Perempuan

F1 Bukan Olahraga Tepat Untuk Perempuan

 

Berita-prediksibola.comPekan ini nanti masih akan menghadirkan sebuah berita yang tak kalah seru dan menarik lainya tentang F1 Bukan Olahraga Tepat Untuk Perempuan. Pada ajang balapan paling Megah di dunia yakni Formula One, tampaknya beberapa waktu lalu sempat menjadi viral tatkala perempuan mantan pembalap F1 Giovanna Amati membeberkan kesulitan serius berlaga dalam ajang balapan jet darat tersebut. Giovanna Amati pun menambahkan bahwa dalam perlombaan F1 adalah sebah balapan yang sangat tak tepat dan ramah untuk seorang perempuan. Bahkan ia pun mengaku sempat merasa tidak di sukai dengan berbagai pihak karena gender yang ia miliki tersebut.

F1 Bukan Olahraga Tepat Untuk Perempuan

Siapa yang tak mengenal ajang balapan jet darat Formula One, mulai dari awal pertama balapan ini di mulai hingga di jaman seperti ini tampaknya masih memiliki jumlah fans yang banyak dan di mininati di hampir seluruh belahan dunia. Tak heran banyak para Ladies yang ingin menggeluti ajang balapan jet darat tersebut. Namun, menurut Statemen dari Giovanna Amati, F1 adalah olahrafa yang benar-benar tepat untuk dipilih oleh para kaum hawa. Anda pastinya mengenal siapa itu Giovanna Amati, mantan pembalap F1 tersebut memiliki kontribusi yang cukup di kenal. Hanya saja, untuk dapat bersaing dan bertahan dalam industri olahraga sekelas F1 bukanlah hal yang mudah di lakukan oleh kaum Hawa, tandasnya.

Tentu saja, selama berada di F1, semua orang yang mengenal Giovanna Amati meragukan kemampuanya sebagai seorang pembalap terutama pihak media seperti yang di lansir oleh BBC Sports beberapa waktu lalu. Ia mengungkapkan perilaku yang tak adil dalam olahraga F1 kepada pihak perempuan yang dinilai benar-benar membuat ia geram. Waktu masih bermain dalam olahraga F1, Giovanna Amati memang terkenal tak di sukai oleh para media dan ia pun mengaku tak tahu menahu kenapa dirinya sampai dibenci seperti itu. Tak heran apabila Giovanna Amati pun mengeluarkan statment bahwa ajang balapan jet darat tersebut sangatlah tak ramah pada perempuan.

Giovanna menambahkan bahwa tekanan yang di rasakan saat menjajaki balapan F1 tak hanya di rasakan berasal dari media saja, namun tekanan tersebut pun juga di berikan oleh orang-orang di sekelilingnya tak terkecualia para pemimpin tim. Begitu juga dengan para pembalap lainya yang berpikir bahwa “apa yang ia lakukan disini, ini adalah sebuah tempat untuk seorang laki-laki bukan perempuan”. Meski banyak yang memberikan tekanan dari berbagai pihak, sosok amati terkenal dengan kegigihan dan usaha ekstra yang membuatnya mampu bertahan cukup lama di bidang tersebut. Ia pun menyadari bahwa dalam balapan jet darat tersebut sangatlah dibutuhkan kerja keras dan usaha tanpa menyerah.