The Baby Assasin Itu Mengaku Sempat Gugup Oleh Rossi

The Baby Assassin Itu Mengaku Sempat Gugup Oleh Rossi

 

Berita-Prediksibola.com – Kami akan menyajikan sebuah berita yang tak kalah menarik mengenai The Baby Assassin Itu Mengaku Sempat Gugup Oleh Rossi. Meski MotoGP telah usai namun tensi rivalitas yang melibatkan kedua rider Valentino Rossi dan Marquez masih mebumbung tinggi. Dan ini bahkan yag terbaru, Marquez sempat mendapatkan ancaman mau di bunuh lewat telepon selulernya. Marques menjadi subjek ancaman pembunuhan dari sejumlah panggilan privat call dan pesan singkat yang di duga terkait insinden di Sepang, serta aksinya yang tidak berusaha menyalip rider Jorge Lorenzo ketika mengaspal di Sirkuit Valencia. Dan ancaman tersebut ternyata mulai datang tepat satu hari usai seri pamungkas MotoGP 2015. Ancaman tersebut setelah mendapat nomor telepon Marquez yang tersebar lewat blog. Marquez telah melaporkan kepada pihak kepolisian dan setelah mengetahui dirinya mendapat ancaman marquez mengganti nomor telponnya. Sejauh ini belum ada pertanyaan dari Rossi perihal ancaman pembunuhan yang menyangkut rival tersebut.

The Baby Assasin Itu Mengaku Sempat Gugup Oleh Rossi

Di Sirkuit Valencia Rossi akhirnya kandas meraih gelar juara MotoGP 2015 yang kedelapannya di premier class, setelah Lorenzo di pastikan menjadi sang juara dunia musim ini. Mengenai kemengan yang di raih oleh Lorenzo Marquezlah yang di anggap sebagai biang keladi kegagalan Rossi, setelah di yakini membangun Spanish Connection untuk memuluskan langkah Lorenzo untuk meraih sang juara dunia MotoGP 2015 musim ini. Dan Marques sendiri telah membeberkan penyebab utama mengapa dirinya juga gagal bersinar di saat mengaspal di seri terakhir MotoGP 2015. Pemilik julukan The Baby Assasin mengaku sempat gugup lantaran Valentino Rossi menuduhnya sebagai Patwalnya Jorge Lorenzo di GP Valencia. Seperti yang telah di ketahui hubungan antara Rossi dan Marquez sangat memanas jelang balapan di Sirkuit Ricardo Tormo akhir pekan lalu. Terlebihnya kedua rival tersebut memang terlibat cukup sengit saat mengaspal di Sirkuit Sepang pada 25 Oktober 2015.

Pada saat itu The Doctor telah terbukti menendang motornya Marquez sehingga membuatnya terjatuh. Dalam kondisi itu keduanya semakin di perparah oleh Rossi yang menuduh Marquez yang berniat membantu Lorenzo untuk menjadi juara dunia di MotoGP 2015. Mengingat balapan di Malaysia dirinya mersa banyak menderita atas segala tuduhan yang di lontarkan Rossi kepada Marquez. Sebab jika kita gagal memenangkan perlombaan di Sirkuit Valencia, maka situasi yang sepetrti ini tidak mungkin terjadi. Dan Marquez mengatakan bahwa dirinya bukanlah orang yang bodoh dan sadar bahwa semuanya akan berakhir seperti ini. Hal ini membuat dirinya semakin gugup sebelum mulai balapan di sini, dan ini lebih parah ketimbang musim 2013 lalu.

Menurut Marquez balapan tahun ini adalah balapan yang sangat serius, karena drinya telah kontroversinya dengan sang legenda yamaha Valentino Rossi yang telah terjadi saat ini. Hal ini merupakan situasi yang sangat saya hindari sebelumnya di tempat saya menjadi seorang juara dunia untuk pertama kalinya.