Valentino Rossi Masih Merasa Kesal Pada Lorenzo Dan Marquez

Valentino Rossi Masih Merasa Kesal Pada Lorenzo Dan Marquez

 

Berita-Prediksibola.com – Kami akan menyajikan berita yang lebh baik lagi mengenai Valentino Rossi Masih Merasa Kesal Pada Lorenzo Dan Marquez. Valentino Rosi yang telah menguasai di puncak klasemen MotoGP 2015 dari seri pertamanya hingga ke 17 dan pengecualian pada seri-11 karena posisinya sempat di geser oleh Lorenzo. Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi mengaku masih merasa kesal karena di curangi oleh rekannya sendiri Lorenzo dan Marquezz yag bujungkan kegagalan untuk meraih gelar juara dunia MotoGP 2015.

Valentino Rossi Masih Merasa Kesal Pada Lorenzo Dan Marquez

Rider yang mempunyai julukan The Doctor itu bahkan menyebutkan kegagalannya meluapkan kecurangan yang di buat oleh Kedua rider Lorenzo dan Marquez. Dan itu membuat diri Rossi seperti tak mampu untuk mengatasi masalah hidupnya. Rossi telah mengakui betapa dirinya yang tak bisa mengatasi masalah hidup yang tak sepenuhnya. Dirinya terus di hantui oleh perbuatan kedua rider tersebut. Dan pada akhirnya Rossi harus kehilangan gelar juara dunia MotoGP 2015 di race terakhir. Ketika balapan terakhir telah berlangsung di Sirkuit Ricarvdo Torno di gelar, Rossi sebenarnya lebih unggul tujuh poin dari Lorenzo.

Namun karena harus memulai balapan dari posisi paling belakang. Rossi merasa diriya kesulitan untuk menuju finis di depan X-Fuera julukan Lorenzo yang memulai race dari pole postion paling depan. Namun setelah di amati ujung-ujungnya Lorenzo berhasil finis terdepan dan meraih capaian kelas MotoGP untuk yang ketiga kalinya. Sementara Rossi harus memnyelesaikan balapannya dari posisi ke empat. Dan itu pun harus melewati 22 pembalap yang berada di depannya. Pepatah mengatakan nasi telah menjadi bubur, dan sekarang ini merupakan momen yang sangat tepat bagi Rossi untuk meningkatkan skill untukmembalap serta berharap akan mendapatkan YZR-MI yang kompetitif agar bisa bersaing di ajang balap MotoGP 2016. Tujuannya agar bisa meraih gelar juara dunia yang ke delepan di kelas utama pada musim depan.

Valentino Rossi pembalap Tim Movistar Yamaha benar-benar merasa sulit move on dari insinden yang melibatkannya dengan pembalap Marquez dan Lorenzo di MotoGP 2015. Baru-baru ini Rossi mengakui merasa seperti hidup dalam sebuah kekecewaan dan tak bisa mengatasi masalah hidup. Rossi mengakui dirinya belum bisa sepenuhnya melupakan kejadian yang membuat peluangnya menjadi juara MotoGP 2015 hilang begitu saja. Menurut pembalap yang berusiakan 36 tahun tersebut semua ingatan itu masih terngiyang dalam benak sang pembalap Legendaris.

Rossi harus hidup dalam kekecewaan yang di pikir bahwa anda tak bisa merasakannya bahwa kemarin itu adalah hari yang paling sulit. Tapi Rossi masih memikirkan semuanya. Rossi harus mengatakan bahwa kami mempunyai musim yang luar biasa dengan akhir yang sangat menyedihkan. Meski demikian Rossi pembalap dengan julukan The Doctor tersebut berusaha menghargai apa yang sudah pernah di raihnya selama musim 2015. Rossi bertekad akan menjadi musim lalu sebagai pembelajaran untuk tampil lebih baik di musim depan.