Jadi Juara Motogp 2015 Tak Membuat Lorenzo Senang

Jadi Juara Motogp 2015 Tak Membuat Lorenzo Senang

 

Berita-prediksibola.comSeperti biasanya pada kesempatan dan momen yang sangat spesial pekan ini kami akan menghadirkan berita terbaru dari ranah MotoGp tentang Jadi Juara Motogp 2015 Tak Membuat Lorenzo Senang. Statement mengejutkan tampaknya kali ini datang dari salah satu jawara MotoGp 2015 musim lalu. Ya, Rider Kebanggaan Movistar Yamaha Jorge Lorenzo mengakui bahwa musim 2015 merupakan musim terberat yang selama ini ia jalani dalam karirnya di Grandprix. Ia beranggapan bahwa begitu banyak tekanan dan drama yang terjadi sepanjang musim 2015 kemarin, Hal ini semakin membuat pria Berusia 28 tahun tersebut merasa kurang puas dan senang meski berhasil meraih gelar juara.

Jadi Juara Motogp 2015 Tak Membuat Lorenzo Senang

Berbicara mengenai kiprahnya di Grandprix musim 2015, Lorenzo memiliki penampilan yang bisa dikatakan hancur lebur. Si x-Fuerra tersebut memang paceklik podium di tiga seri pertamanya akibat masalah bisa helm yang melorot, terkena penyakit bronkitis, dan salah memilih ban. Kendati demikian, Lorenzo mampu menunjukan Come Back yang sangat cantik di empat seri berikutnya. Meski secara perlahan, namun dirinya mampu mengejar ketertinggalan dari sang kompatriot Vallentino Rossi.Namun perjuangan tak mudah dirasa ia peroleh dan rasakan seperti saat sempat mengendur saat mengejar ketertinggalan poin terhadap Rossi di seri Inggris akibat Hujan hingga terjatuh di San Marino. Lorenzo mengaku bahwa tiga seri pertama memang bagai mimpi buruk. Pasalnya ia memiliki banyak potensi untuk tampil maksimal, hanya saja selalu mendapatkan masalah, dimana sudah tak naik podium tertinggal 29 poin dengan para rivalnya. Akan tetapi perjuangan Lorenzo berbuah manis ketika dirinya berhasil memperolej kemenangan di Jerez, dan bisa meraih empat kemenangan beruntun di balapan selanjutnya. Di Balapan yang di gelar di Silverstone dan Misano memang adalah balapan yang tak mudah dimana saya kembali tertinggal lagi, tapi untungnya ia mampu kembali mengejar di seri-seri terakhir, ujar Lorenzo seperti yang di kabarkan oleh Auto Sport Jumat kemarin. Dengan banyaknya masalah mulai dari kontroversi yang ada diantara dirinya, Rossi dan Marc Marque di pengujung musim, Lorenzo mengaku bahwasanya mentalnya memang sangat terkuras demi mendapatkan gelar juara dunianya yang ketiga di Seri MotoGp. Bahkan, pria berkebangsaan spanyol tersebut mengeluarkan statemen yang berbunyi “ meski saya berhasil menjadi juara dunia MotoGp 2015, namun hal ini tak membuat saya senang mengingat kemenangan tersebut mendapatkan banyak cemoohan”, tutup Lorenzo. Mengetahui hal ini, kondisi Lorenzo memang masih cukup berat dan mendapatkan banyak tekanan. Ia berjanji bahwa di balapan seri motoGp musim depan masih akan memberikan yang terbaik dan lebih baik lagi ketimbang musim sebelumnya.