Stoner Komentari Sengitnya MotoGP 2015

Stoner Komentari Sengitnya MotoGP 2015

 

Berita-Prediksibola.com – Kami akan memberikan berita yang tak kalah menarik mengenai Stoner Komentari Sengitnya MotoGP 2015. Stoner komentari persaingan antara Rossi melawan Lorenzo yang begitu sengit di ajang balap MotoGP yang terus terbang di atas aspal dengan motornya masing-masing. Meurut Stoner jalannya MotoGP 2015 sangatlah dramatis karena sang juara harus di tentujkan sendiri hingga seri terakhir. Stoner pun akhirnya membarikan komentarnya tentang musim yang di hiasi oleh sengitnya persaingan anatar rekansetimnya Yakni Valentino Rossi da Jorge Lorenzo. Pengendara Ducati tersebut juga pernah merasakan sengitnya persaingan dengan dua pembalap tersebut di saat dirinya masih aktif ketika membalap di MotoGP pada 2007, dia bersaing dengan Rossi serta Dani pedrosa seblumnya meraih gelar juara MotoGP pertamanya.

Stoner Komentari Sengitnya MotoGP 2015

Empat tahun sudah terlewati dan kini giliran Lorenzo yang menjadi rival utama Stoner. Siapa yang belum tahu denga pembalap denga julukkan The Kurri-kurri boy tersebut berhasil sebagai pemenang dengan keunggulan 90 angka di klasmen akhir. Di ajang balap MotoGP 2015 ternyata membuata Stoner menyempat diri untuk melihat persaingan antara Rossi dan Lorenzo yang bersaing cukup sengit. Namun Stoner sangat terkejut melihat The Doctor yang masih kompetitif di usiianya yang sudah tidak muda lagi. Menurut Stoner Valentino memiliki musim yang sangat fantastis. Stoner pun sangat heran terhadap Rossi tak seorang pun yang memiliki ekspektasi bahwa Rossi akanmemiliki level seperti itu sejak di seri pertama. Tapi tidak bisa di ragukan lagi bahwa Jorge pembalap yang lebih baik dan mampu memenangi lebih banyak lomba. Hanya ada satu sttistik yang terhitung Valentino Rosi baru dua kali sehingga seri terkhir dan selalu kalah.

Di sisi lain Stoner menyayangkan ulah Rossi dalap MotoGp Malaysia di musim lalu. Menurut Stoner insinden tersebut yang terjdi Sepang International Circuit tersebut harus di bayar mahal oleh The Doctor yakni titel juara lepas di tangan. Stoner terus mengamati jalannya pertandingan , setelah bersaing dengan sengit bersama Marquez hampir sepanjang lomba di Philip Island, Rossi lantas mengumbar perang psikologis kepada The Baby Alien. Dan puncaknya terjadi di Sepang saat VR46 menendang MM93 hingga terjatuh. Dan mengakibatkan Rossi di hukum dan di beri start paling belakang di seri pamungkas yakni GP Valencia. Dan tak pelak hukuman tersebut membuat kans rider Italia untuk menjadi juara semakin kecil. Dan itu terbukti karena The Doctor hamya bisa finis keempat di Ricardo Torno Circuit.

Dan itu memberikan kesempatan terhadap Lorenzo dan dia tidak menyianyiakan kesempatan tersebut. Dan pada akhirnya Lorge Lorenzo finis pertama di GP Valencia lantas di nobatkan sebagai sang juara MotoGP 2015 dengan keunggulan lima angka dari klasemen akhir. Stoner sampai belum bisa melupakan kejadian tersebut, sebab itu menjadi hal yang krusial kegagalan Rossi.