Red Bull Terjunkan Dua Pembalap Untuk Sesi Uji Coba

Red Bull Terjunkan Dua Pembalap Untuk Sesi Uji Coba

Berita-Prediksibola.com – Kami akan menyajikan sebuah berita yang lebih menarik lagi mengenai Red Bull Terjunkan Dua Pembalap Untuk Sesi Uji CobaRed Bull merupakan tim kedua yang menjalani line-up Pirelli untuk melakukan tes di Sirkuit Catalunya, Barcelona. Dua pembalap Red Bull Racing telah di panggil untuk melakukan uji coba selama dua hari di Paul Richard pada 25-26 Januari. Produsen ban asal Italia tersebut telah di beri kesempatan untuk melakukan tes uji coba bersama dengan tiga tim FormulaOne seperti McLaren, Red Bull  dan Ferrari. Uji coba tersebut dalam rangka menguji  senyawa yang terkandung di dalam setting ban basah milik Pirelli. Yang telah di beritakan bahwa McLaren telah mengimformasi mengenai juara Formula One, Stoffel Vandoorne sebagai driver sementara yang pernah melakukan uji coba selama dua hari. Sementara Red Bull menurunkan Daniel Riccardo dan Daniil Kvyat selama dua kali dalam sehari.

Berbeda dengan McLaren dan Red Bull, Ferrari merupakan satu-satunya tim yang belum  mengimfomasikan pembalapnya untuk menjalani tes tersebut. Menurut rencana uji coba baru di jadwalkan pada akhir Februari dan awal Maret. Sedangkan Formula One akan mengumumkan jadwal uji coba untuk menyambut musim 2016. Rencana yang telah di buat untuk pengujian pertama akan dilakukan di Spanyol selama delapan hari dan Pracis selama dua hari, namun berkurangnya dari sebelum 12 hari jelang musim 2015. Sirkut Catalunya di luar kota Barcelona akan mendapat kesempatan menggelar uji coba resmi pertama dan Sirkuit Paul Ricard dekat kota Marseille yang menjadi tempat kedua. Bagian pengelola Sirkuit Katalunya mengungkapkan setiap pemegang tiket Formula One Spanyol di musim 2016 akan mendapat fasilitas akses gratis selama uji coba berlangsung.

Pada uji cvoba kedua akan menguji kualitas pada ban tipe yang basah milik Prelli di Sirkuit Paul Ricard. Uji coba tersebut akan di ikuti oleh Ferrari, Red Bull dan McLaren. Dalam masa pengujian tersebut para segenap tim dari Formula One dilarang memakai mesin hasil modifikasi. Isu pemanasan global tersebut sempat menghampiri Formula One dan membuat penyelenggara harus berpikir keras untuk membuat regulasi agar mesin Formula One kembali ramah lingkungan. Hasil tersebut akhirnya berhasil mengembalikan tingkat popularitas Formula One Sebagai balapan mobil yang menggunakan bahan bakar minyak, Formula One sempat mendapat kritik keras. Balapan Jet Darat tersebut dinilai oleh beberapa pihak menjadi salah satu penyumbang polusi di dunia. Baru-baru ini pemimpin Mercedes, Toto Wolff, mengungkapkan bahwa balapan Formula One di masa mendatang akan menggunakan mesin hybrid yang jauh lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan mesin saat ini.

Dan kemungkinan besar nanti Red Bull akan mengandalkan kedua pembalap yang di turunkan tersebut untuk menjadikan timnya lebih baik dan siap bersaing dengan para driver yang lainnya