Perubahan Standar Masih Jadi Masalah Tim Pabrikan Honda

Perubahan Standar Masih Jadi Masalah Tim Pabrikan Honda

 

Berita-Prediksibola.com – Kami ingin memberikan sejumlah berita yang tak kalah menarikik lagi  tentang     Kini menyambut MotoGP 2016, tim Repsol Honda pun dihadapkan dengan sejumlah Perubahan Standar Masih Jadi Masalah Tim Pabrikan Honda. Jumlah permasalahan. Selain harus beradaptasi dengan perangkat lunak baru, mereka juga disibukkan dengan kehadiran pemasok ban untuk tahun ini, yakni Michelin. Tim Repsol Honda merupakan tim yang selalu memiliki harapan besar di setiap tahunnya. Akan tetapi, pada tahun ini segalanya berbeda ketimbang musim-musim sebelumnya. Akan ada ECU serta ban baru yang membuat banyak perubahan Tim Repsol Honda melalui gelaran MotoGP musim 2015 dengan sejumlah hasil yang kurang memuaskan. Beruntung, mereka mampu memperbaiki segala raihan minor itu dengan mengklaim beberapa podium di akhir-akhir musim. Maka dari itu, hasil di tes pramusim ini akan sangat berpengaruh terhadap peluang kami melakoni kejuaraan dunia tahun ini. Terlebih, para pembalap kami membutuhkan waktu untuk dapat memahami serta beradaptasi dengan segalanya.

Perubahan Standar Masih Jadi Masalah Tim Pabrikan Honda

Pembalap tim Repsol Honda Marquez mencoba memberikan tanggapannya mengenai persiapan timnya dalam menyambut MotoGP di musim 2016. Pria yang berusiakan 22 tahun tersebut telah mengakui timnya masih memiliki masalah yang sama sepertti pda gelaran MotoGP Tahun lalu. Seperti kita ketahui Marquez melalui gelaran MotoGP 2015 denagn bebrapa penampilan yang sangat buruk. Saat ini berstatus sebagai juara bhertahan untuk sebagai pemilik julukan The Baby Alien itu harus puas untuk menyudahi di musim dengan beradanya di belakng duet Movistar Yamaha. Sementara dengan hadirnya perngkat lunak yang terbaru, Ecu salah satu buatan dari Magneti Mareli, serta pemasok ban teranyar, yakni Michelin agar menjadi suatu masalah bagi Marquez.

Ban sendiri berperan untuk semua pembalap, tapi perangkat lunak tersebut merupakan sebuah kemunduran dari apa yang telah kami miliki tahun lalu. Kami harus mengembangkanmotor dan memilih mesin yang lebih tepat. Sebab apabila Anda tidak mendapatkan hal itu, Anda akan merasa kebingungan sangat besar ketika musim dimulai. Namun, kami optimis mampu menyelesaikan segala permasalahan kami ini tepat waktu . Ketika itu masih bersama Yamaha, Honda pabrikan lainya di balap MotoGP. Namun rupanya hal tersebut tidak berarti yang mebuat Honda dalam segala hal. Mantan pembalap Wayne mengatakan bahwa honda pernah meniru sasis yang di gunakanti Suzuki. Ini bisa terbuktidi saatnya dirinya masih aktif di lintasan balap. Saat itu Honda yang di kenal tidak tahu banyakseperti apa assis yang terbaik. Sejak mesin honda yang terbaik. Tapi kini pria yang berusiakan 56 tahun mengakui saat itu terkagum dengan lari dan melihat dengan sasis Suzuki. Honda dulu memang memiliki teori yang salah. Tapi akhirnya kami. Tanpa  berpikirkan lebih lama, dirinya segara lari menuju sebuah perubahan yang   anda seneng dan segera menunjukan  foto-foto tersebut, kepada timnjya Alhasilkan, Honda akhirnya tampilyang lebih baik dan rapi.