Inilah Kekhawatiaran Rossi di MotoGP 2016

Inilah Kekhawatiaran Rossi di MotoGP 2016

Berita-Prediksibola.com – Kami akan meyajikan berita yang lebih menarik lagi tentang Inilah Kekhawatiaran Rossi di MotoGP 2016.  MotoGP musim motoGP  sama halnya untuk para pembalap yang lain. Valentino Rossi juga memiliki permasalahan utama dalam menyambut gelar an MotoGP 2016. Dalam hal ini pemilik julukan The Doctor itu mengatakan bahwa proses adaptasi baru  Michelin yang menjadi kendala. Seperti di ketahui Rossi yang saat ini telah berusia 36 tahun memang belum memilii rencana untuk pensiun dari ajang balap MotoGP. Namun hadirnya insinden antara Rossi denga Lorenzo dan Marques membuatnya berpikir juga ulang terhadap karirnya di MotoGP.

Inilah Kekhawatiaran Rossi di MotoGP 2016

Menurut Rossi tentang masa depannya di MotoGP akan sangat bergantung semenjak balapan pertama diu musim ini. Jika Rossi mampu berkompetisi dan bisa berjuang untuk meraih podium setiap serinya maka dirinya akan terus berlanjut. Mengenai pikiran Rossi dirinya ingin terus melakukan untuk membalap di MotoGP 2016. Lalu ingin memperpanjang kontrak  dan bertahan denga Yamaha akhir karir dirinya. Seperti yang telah di ketahui MotoGP 2016 itu mengatakan bahwa akan menjadi musim debutan Michelin sebagai pemasok ban utama usai tujuh tahun bekerja sama dengan Bridgestone. Keputusan Dorna itu pun lantas untuk menuai banyak pro-kontra dari beberapa pembalap, khususnya Rossi.

Pasalnya, Rossi memang memiliki reputasi yang buruk apabila mengaspal dengan Michelin. Hal itu terlihat jelas ketika pembalap berpaspor Italia tersebut membela Tim Ducati beberapa musim lalu. Kekhawatiran terbesar kami adalah mengatasi segala kelemahan terhadap kualitas yang dimiliki oleh Michelin. Sebab dari beberapa sesi uji coba yang sudah kami lakukan, kami masih belum menemukan cara yang tepat untuk itu. Karena itu, kami setidaknya membutuhkan lebih banyak waktu untuk dapat benar-benar menemukan solusi yang tepat terkait masalah yang kami hadapi saat ini, tutup pembalap berusia 36 tahun tersebut.

Bagi pembalap MotoGP 2016, adaptasi ban baru Michelin yang menggantikan Bridgestone dan pengguna sistem elektronik Magneti Marelli akan menjadi hal yaqng wajib di pelajari tahun ini. Dalam uji coba yang di lakukan pada 2015 banyak rider yang bermasalah hingga akhirnya terjatuh. Pada waktu itu hal tersebut di alami oleh The Doctor adaptasi itu wajar dengan yang baru di lakukan terhadap sistem elektronik baru, apalagi Magneti Marelli dinilai lebih buruk ketimbang elektronik sebelumnya. Bagi saya wajar saja jika semua pembalap mengeluh mengenai elektronik motor, yang tidak komplain justru tidak benar. Kami semua tahu bahwa sistem elektronik baru sedikit lebih buruk dari sebelumnya, dan saya pikir teknisi Yamaha telah bekerja beberapa tahun terahir dengan keras untuk meningkatkan akselerasi mesin. Ketika saya bekerja dengan ECU lainnya, kesan pertama sedikit membingungkan karena segalanya agak buruk. Bagi saya, hal itu bukan masalah besar karena semua rider sekarang berada di level yang sama. Teknisi kami mampu beradaptasi dengan sistem baru moto GP.