Redding Puas Dengan Performa Michelin

Redding Puas Dengan Performa Michelin

Berita-Prediksibola.com – Kami akan menyajiakn sekumpulan berita yang lebih menarik lagi tentang Redding Puas Dengan Performa Michelin. Saat menjalani tes pada 26 November, Redding sukses menduduki posisi dua. Dirinya hanya kalah dari Marques yang tampil konsisten semenjak menjalani sesi sesi tes pramusim di sirkuit Ricardo Tormo. Pemalap Tim Pramac Ducati, Scott Redding tak tahu alasan yang pasti dan mengapa pabrikan asal Italia tersebut tampil kompetitif di saat menjalani sesi tes pramusim di sirkuit Jerez pada akhir November 2015. Rider berpaspor Inggris itu bahkan kaget melihat tim yang bermarkas di Casole d`Elsa tampil sangat fenomenal. Namun pada 27 November atau hari terakhir tes, rider yang berusia 23 tahun tersebut berhasil menjadi yang tercepat. Redding mampu mengalahkan pembalap ternama seperti Marquez, Dani, Andrea Dovizioso, dan Andrea Iannone.

Redding Puas Dengan Performa Michelin

Redding pun tak tahu soal alasan kenapa tim kami dapat tampil sangat optimal. Yang pasti bersama teknisi, saya selalu berusaha keras untuk memperbaiki kekurangannya. Bisa di bilang alasan utama untuk kebangkitan Tim Pramac, karen perubahan regulasi yang beralihnya pemasok ban dari Bridgestone ke Michelin serta kewajiban yang menggunakan penggunaan perangkat elektronik buatan Magneti Marelli. Hal tersebut akan membuat tim besar sepeti Yamaha dan Honda harus beradaptasi dari kemungkinan utnutk tim kecil yang menyesuaikan kondisi awal. Ketika pemalap ternama mendapat kan kesulitan untuk beradaptasi, rider Tim Pramac Ducati, Scott Redding, justru sangat puas denganperforma ban Michelin. Dan itu jelas terbukti bahwa  di sesi tes pramusim yang akan berlangsung di Sirkuit Jerez pada akhir November 2015, rider asal Inggris itu sempat keluar sebagai yang tercepat  bisa mengalahkan Marquez.

Redding merasa sangat puas dengan performanya Michelin. Michelin sendiri  sangat cocok dengan gaya untuk membalap saya. Selain pergantian ppemasok ban, untuk semua tim MotoGP 2016 wajib menggunakan perangkat elektronik yang baru buatan Magnetti Marelli dari Dorna. Perubahan pada perangkat elektronik yang baru nyatanya juga di sambut dengan positif oleh rider yang berusaikan 23 tahun tersebut 2016. Menarik melihat kiprah Redding musim ini. Rider asal Inggris itu akan menjalani musim ketiga di lomba balap motor paling prestisius tersebut. Namun, hasil di dua musim pertama rider berusia 23 tahun tak terlalu gemilang.Ia hanya duduk di posisi 12 (2014) dan 13 (2015).. Sebab saat menjalani sesi tes pramusim di Sirkuit Jerez pada akhir November 2015, ia sempat menjadi yang tercepat.Mantan pembalap Tim Marc VDS Honda saat itu mengalahkan Marc Marquez.

Bahkan Redding bisa merasakan perbedaan elektric yang di gunakan pada musim lalu. Hampir semua pembalap yang berlaga di MotoGP akan mengikuti sesi pramusim resmi di Sirkuit Sepang pada 1 hingga 3 Februari. Termasuk pembalap Tim Pramac Ducati, Scott Redding, yang ambil bagian dalam ajang. Karena itu, tak heran Redding menargetkan finis di posisi enam klasemen akhir 2016. Saya akan senang jika dapat finis di posisi enam besar. Saya akan mencoba dan bersaing memperebutkan podium dan saya pikir memiliki peluangpemanasan sebelum tampil di MotoGP 2016 tersebut. Mungkin Redding akan memperbaiki posisinya. Sebab saat menjalani sesi tes pramusim di Sirkuit Jerez pada akhir November 2015, ia sempat menjadi yang tercepat