Tidak Naik Pangkat ke F1 Juara GP2 Justru Bergabung Dengan Japanese Super Formula

Tidak Naik Pangkat ke F1 Juara GP2 Justru Bergabung Dengan Japanese Super Formula

Berita-Prediksibola.com – Kami  akan memberikan beberapa berita yang menarik mengenai Tidak naik pangkat ke F1, juara GP2 justru bergabung dengan Japanese Super Formula. Vandoorne jajal Japanese Super Formula 2016 Juara GP2 Amankan Tempat di Super Formula. Sang juara GP 2 dan pembalap cadangan McLaren, Stoffen Vandoorne tidak langsung naik pangkat ke ajang balap Formula One tahun ini. Pasalnya ia akan mencoba di ajang Japanese Super Formula 2016. Pembalap berusiakan 23 tahun ini yang berasal dari Belgia akan bergabung dengan Tim Docomo Dandelion Racing guna untuk mempertahankan performanya di saat membalap. Pasalnya Vandoorne urungkan untuk naik pangkat sebagai pembalap utama McLaren, seiring keberadaan Jenson Button dan Fernando Alonso.

Tidak Naik Pangkat ke F1 Juara GP2 Justru Bergabung Dengan Japanese Super Formula

Dan ini memang sudah cukup lama untuk menjadi penantian, tapi saya merasa bahagia bisa membalap di Super Formula One tahun ini dengan Tim Docomo Dandelion. Vandoorne akan berlomba bersama dengan nama-nama yang cukup beken seperti mantan pembalap Formula One, Kamui Kobayashi, Kazuki Nakajima, dan Narain Karthikeyan untuk Super Formua 2016. Jagoan Le Mans dan pembalap Caterham, Andre Lotterer juga akan berlomba pada musim ini setelah finis di peringkat tiga tahun lalu. Super Formula hanya ajang nasional yang terjadi di Jepang. Namun di dalamnya dilibatkan mesin terbaru Honda dan Toyota dengan teknologi terbaru Dallara. Bahkan catatan waktu pole position di Suzuka tahun lalu cukup cepat, untuk mengalahkan catatan waktu Will Steven di Manor pada ajang balap Formula One di Jepang 2015.

Namun dalam balapan musim lalu pembalap asal Belgia, Stoffi Vandoorne sukses memastikan dirinya sebagai juara Super Formula Series 2015. Vandoorne finis di posisi keempat dalam Sprint race kali ini dan membuat perolehan poinnya yang menjadi 277,5 unggul 108 poin dari Alexander Rossi yang berada di posisi kedua. Vandoorne pun sudah tak terkejar dan resmi keluar sebagai juara musim 2015 meski masih ada dua seri yang tersisa di musim ini. Dan ini nenang sudah cukup lama dalam sebuah penantian Vandoore akan terus berlomba dan mengejar apa yang selama ini menjadi impiannya.

Dan Vandoorne ingin menunujukan performanya  di Formula One yang penuh dengan pesaing dan tantangan yang luar biasa. Memang saat ibi dirinya menerma kekalahan ketika balapan di ajang balap Formula One. Kekealahan tersebut adalah evaluasi bagi Vandoorne. Dan mempelajari letak kesalahan tersebut ketika balapan Formula One yang berlangsung waktu itu. Vandoorne mungkin kurang memikirkan strategi untuk menyiasati lawan-lawannya. Sehingga dirinya menerima kekalahan tersebut. Tapi Vandoorne sukses di Super Formula dan meraih juara di seri 2015 lalu.