Ketidaksukaan Pihak Lorenzo atas Perpanjangan Kontrak Rossi

KePedean Rider Ducati di GP Qatar 2016

Berita-prediksibola – pada kesempatan kali ini akan kami hadirkan kembali ke hadapan anda semua sebuah berita olahraga yang akan membahas terkait dengan Kepedean Rider Ducati di GP Qatar 2016. Rider Ducati, Andrea Iannone, memiliki keyakinan yang sangat tinggi menjelang seri balapan perdana MotoGP 2016. Meskipun harus mengawali start di posisi keempat, itu tak membuat fokus The Crazy Joe teralihkan saat bertanding nanti. Pembalap Tim Ducati tersebut mengaku dirinya lebih baik dibanding dengan pembalap dari Indonesia, Rio Haryanto, yang harus mengawali start dari posisi terbuncit, itu justru sangat menyedihkan. Pada babak kualifikasi, Iannone berhasil menorehkan catatan waktu 1 menit 54.693 detik.

KePedean Rider Ducati di GP Qatar 2016

Namu ia sedikit mendapati gangguan dari pembalap Octo Pramac, Scott Redding, pada Qualifying 2 yang tengah berada di satu jalur yang sama dengannya. Tak ingin fokusnya terpecah belah, pembalap kelahiran Italia tersebut mencoba berfikir lebih positif dengan perolehan waktu yang di hasilkan. Bahkan berhubungan dengan pemilihan ban Michellin yang di pakai, ia tak pernah mempermasalahkan hal tersebut. Seperti dikutip Crash, Minggu (20.3/2016) Iannone mengungkapkan bahwa saya mampu mencapai garis finis lebih cepat dibanding Redding, dan saya melihat ia masih berada di tengah. Sayang sekali saya kehilangan waktu 0,3 detik karena gangguan darinya. Kali ini masih saya maffkan tapi tidak untuk besok, sebab besok adalah ajang balapan terpenting sepangjang musim, jadi saya ingin focus pada ajang balapan itu. Saya harus bermain lebih baik dan tak boleh kehilangan sedetik pun demi teraihnya catatan waktu yang lebih baik dan lebih cepat.

Sosok pembalap berusia 26 tahun tersebut meneruskan perkataannya dengan mengatakan bahwa untuk saat ini saya tidak tahu tipe ban seperti apakah yang akan kami gunakan nanti, ban bertipe soft atau hard. Kami akan memutuskan hal tersebut di saat terakhir dimana ajang balap tersebut akan segera digelar. Saya juga tak khawatir dengan masalah ban yang tidak begitu buruk. Pada musim lalu Iannone berhasil mencapai garis finis dengan menempati urutan ketiga di Sirkuit Losail.

Sayangnya ia mengakhiri musim lalu dengan berada di urutan kelima klasemen balap dengan menyumbangkan 188 poin. Ajang balap musim ini ia berharap mampu memperbaiki rekor yang telah didapatnya di musim lalu, ia tak ingin mengulang hasil yang sama. Bahkan bukan Cuma sebuah harapan belaka, sebab kali ini ia sangat yakin dan pede bahwa dirinya mampu melintasi Sirkuit dengan sangat baik han tentunya hasil yang lebih baik pula. Keoptimisan tersebut pastinya didukung oleh kesiapan mental sang pembalap yang sangat baik dan keadaan armada yang baik pula.