Debby Dambakan Juara Dunia, Sejak Kecil

Debby Dambakan Juara Dunia, Sejak Kecil

Berita-prediksibola – pada kesempatan kali ini akan kami hadirkan kembali ke hadapan anda semua sebuah berita yang akan membahas terkait dengan Debby Dambakan Juara Dunia, sejak Kecil. Bersama partnernya, Praveen Jordan, Debby Susanto sekarang ini menjadi harapan baru bagi Indonesia di cabang olahraga bulutangkis nomor ganda campuran. Usai meraih gelar juara All England 2016, saat ini Debby ingin mewujudkan harapan masyarakat Indonesia dengan meraihnya gelar juara dunia. Masyarakat Indonesia menaruh harapan yang sangat besar pada atlit tersebut untuk lebih mengahrumkan nama Indonesia di kejuaraan tingkat dunia. Agar seluruh dunia tahu bahwa Indonesia juga mempunyai bibit-bibit atlit yang sangat luar biasa dan kemampuannya tak kalah hebat dengan atlit-atlit papan atas.

Debby Dambakan Juara Dunia, Sejak Kecil

Terbukti sudah dari sejumlah prestasi yang ditorehkan oleh pasangan ganda campuran tersebut. Menurut sang ibunda, Sugiyaniy Budiman, Debby sudah memiliki keinginan untuk menjadi sang juara dunia sejak kecil. Sugiyaniy mengungkapkan bahwa pebulutangkis berusia 26 tahun terebut menuliskan impiannya itu di selembar kertas.

Seperti yang telah Sugiyaniy ungkapkan di XXI Lounge, Plaza Senayan, Jakarta pada Selasa 22 Maret 2016 kemarin bahwa kami harap Debby dapat terus meneruskan perjuangannya untuk mencapai cita-citanya, seperti waktu dulu pas dia kecil saat diberikan pilihan perihal cita-citanya nanti. Dia menulis di selembar kertas yang mengungkapkan bahwa dirinya ingin menjadi juara dunia. Sang ibunda pun meneruskan perkataannya bahwa dia punya cita-cita untuk mengharumkan nama keluarganya. Kami sebagai anggota keluarga sangat terharu sekali membaca kertas tersebut.

 Saat ini dengan gelar juara yang diraihnya di ajang all England kemarin saja, dia sudah mengharumkan nama keluarga dan Indonesia juga tentunya. Perjuangan Praveen dan debby untuk meraih kemenangan di ajang All England itu memang tak mudah. Mereka harus menghadapi para pemain ganda campuran dari Negara-negara unggulan, seperti Zhang Nan/zhao yunlei dari China dan pasangan asal Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen.

 Sebenarnya, ganda campuran Indonesia itu sedikit khawatir saat harus menghadapi para pemain tangguh tersebut, namun tekad, semangat dan dukungan dari orangtua serta  masyarakat Indonesia lah yang mendorong mereka untuk tetap optimis mampu mengalahkan mereka dan membawa pulang kemenangan tersebut. Mereka mengaku bahwa di sini hal yang berpengaruh atas kemenangan kami adalah dukungan penuh dari orangtua serta masyarakat Indonesia terhadap kami, selain itu juga tekad dan harapan kami untuk meraih gelar juara demi mengharumkan nama Indonesia. Alhasil kami mampu meraih gelar tersebut.

Namun mimpi kami tak hanya terhenti disini, masih banyak impian kami sebab masih banyak petandingan-pertandingan yang lebih berat nantinya. Saya pun memimpikan untuk mampu menjadi juara dunia, prestasi ini akan kami jadikan sebagai bekal untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.