Iannone Kesal Karena Seharunya Ia Yang Jadi Juara Di Le Mans

Iannone Kesal Karena Seharunya Ia Yang Jadi Juara Di Le Mans

Berita-prediksibolaPada kesempatan kali ini kami akan memberikan sebuah informasi menarik mengenai ajang kompetisi balap motor super cepat dan sangat di gemari bagi masyarakat di seluruh dunia yakni ajang kompetisi Moto GP musim 2016. Pada kali ini kami akan memberikan ulasan menarik mengenai Iannone Kesal Karena Seharunya Ia Yang Jadi Juara Di Le Mans. Rider asal tim Ducati Andrea Iannone meyakini bahwa dirinya bakal jadi juara di seri kelima Moto GP 2016 yang berlangsung di Le Mans Prancis pada pekan lalu. Melihat peluang juara tersebut sudah berada di depan matanya dan harus sirna setelah ia mengalami kecelakaan di lap ke 11 di sirkuit Le Mans ini.

Iannone Kesal Karena Seharunya Ia Yang Jadi Juara Di Le Mans

Bagi Rider dari tim Ducati ini hal ini merupakan kejadian yang bukan pertama kalinya. Dahaulu ketika balapan di GP Argentina hal serupa juga pernah terjadi menimpa Iannone. Tetapi pada kala itu Andrea Iannone yang dituding melakukan maneuver yang sangat berani dan berbahaya hingga rekan setimnya sendiri yanki Andrea Dovizioso pun terjatuh dan gagal finis. Hal ini sangatlah berbeda dengan apa yang telah terjadi di sirkuit Le Mans Prancis, Andrea  Iannone secara tiba – tiba terjatuh saat motornya baru memasuki putaran ke 11 itu. Akhirnya akibat dari kecelakaan itu Andrea Iannone gagal bersaing dengan rider di depannya untuk berebut podium di prancis ini.

Kondisi tersebut membuat Andrea Iannone mesara Frustasi. Dia merasa kalau saja kecelakaan itu tak terjadi maka sang juara dunia bertahan Jorge Lorenzo akan sulit jadi juara. “ Saya punya perasaan yang bagus dengan motor dan mengendarai tanpa kesulitan. Saya tak terlalu ngotot untuk mencapai kecepatan, “ paparnya seperti dilansir Foxsportasia pada hari selasa 10 mei 2016. Tapi lanjutnya semuanya berbeda ketika di balapan. “ Semuanya lebih sulit, bukan soal kecepatan tapi soal kecelakaan”.

Andrea Iannone menambahkan jika kecelakaan itu tidak terjadi kepada dirnya dia yakin sekali bisa naik ke podium, “ Saya tidak tahu dalam 28 lap, tapi saya sangat yakin. Sebelum kecelakaan kecepatan saya sangat baik. Jadi kenapa tidak saya bisa bertarung dengan Jorge Lorenzo. Saya kira, peluang saya terbuka ketika itu”.

Iannone pun juga membuat sebuah komentar yang menarik setelah balapan usai yakni  dia menyebut bahwa sang juara dunia itu kecepatannya mudah di lampaui. “ Ya, ya tak sulit untuk membuntuti Jorge Lorenzo pada saat balapn. Anda juga bisa melihat banyak celah untuk mendahului dia, “ kata Iannone seperti di kuitp AS. “ seluruh akhir pekan itu tim Ducati telah menunjukkan kecepatan yang kompeititif sebuah potensi besar kinerja yang baik, “ lanjut iannone.