Maverick Vinales Kecewa Dengan Raihan Di Gp Italia

Maverick Vinales Kecewa Dengan Raihan Di Gp Italia

Berita-PrediksibolaPada kesempatan kali ini kami akan memberikan sebuah informasi menarik mengenai ajang kompetisi balap motor yang paling serudan paling bergengsi danmenduduki kasta tertinggi di ajang kompetisi balap motor sedunia yakni kompetisi balap motor MOTO GP musim 2016. Pada kali ini kami akan memberikan informasi mengenai Maverick Vinales Kecewa Dengan Raihan Di Gp Italia. Rider dari tim Suzuk Ecstar yakni Maverick Vinales tidak bisa berbuat banyak ketika mengikuti seri di Moto GP musim 2016 yang di gelar di Sirkuit Mugello pada Minggu 22 Mei 2016 kemarin. Di media masa atau rumor yang berkembang dari mulut ke mulut banyak yang memprediksikan jika tandem dari The Doctor Valentino Rossi di musim depan tahun 2017 itu bakal tampil mengesankan dan memberikan persaingan yang semakin menarik di kompetisi balap motor paling bergengsi ini.

Maverick Vinales Kecewa Dengan Raihan Di Gp Italia

Sebuah perkiraaan atau prediksi yang seperti itu karena di landasi dari raihan start kedua yang di miliki oleh Vinales dari tim Suzuki itu. Walaupun begitu tetapi saat di mulainya balapan pembalap yang berkebangsaan Spanyol tersebut justru banyak mengalami masalah pada motor GSX-RR yang di tungganginya tersebut. Rider muda Vinales pun harus puas melewati garis finis di poisisi kurang bagus yakni keenam di belakang Jorge Lorenzo, Marc Marquez, Andrea Iannone, Dani Pedrosa, dan Andrea Dovizioso yang semuanya adalah pembalap – pembalap papan atas di Moto GP tersebut. Rider belia yang berusia 21 tahun ini pun tak bisa menutupi kekecewaannya karena hasil yang mampu dia dapatkan.

“ Saya sangat kecewa dengan balapan di GP italia itu. Kami tampil bagus sepanjang akhir pekan, tetapi tidak bisa mendapatkan hasil yang semestinya. Saya memiliki sebuah Feeling jika saya bisa menyabet podium. Baik di sesi latihan maupun pemanasan, saya merasa sangat yakin akan memiliki race yang bagus, “ kata vinales seperti di muat di Race Car. “ Sayangnya seluruh masalah datang ketika awal balapan. Kemudian masalah itu hilang dan segalanya baik – baik saja sepanjang race berlangsung. Tapi karenan sudah di belakang banyak pembaap, saya harus berusaha keras dan itu membuat ban hancur, “ jelasnya.

Padahal ketika itu Vinales memasang target tinggi untuk GP Italia karena sebelumnya dia dapat meraih posisi tiga saat lomba sebelumnya di Sirkuit Le Mans Bugatti. Public semaikn menaruh beban berat di pundaknya setelah dia mengklaim poisisi start kedua di belakang Valentino Rossi. “ Sangat di sayangkan karena menurut catatan waktu kecepatan saya sama bagsnya seperti pembalap – pembalap di depan. Hal itu berarti dengan start bagus yang saya miliki saya bisa bertarung memperebutkan podium, “ kata Vinales.