Marquez Tidak Senang Di Teriaki Saat Naik Podium Di Mugello

Marquez Tidak Senang Di Teriaki Saat Naik Podium Di Mugello

Berita-PrediksibolaPada kesempatan kali ini kami kaan memberikan sebuah informasi terbaru dan terhangat mengenai ajang kompetisi balap motor yang paling seru dan paling bergengsi di seluruh dunia yakni mengenai kompetsisi balap motor super cepat yakni Moto GP musi, 2016. Pada kali ini kami akan memberikan informasi mengenai Marquez Tidak Senang Di Teriaki Saat Naik Podium Di Mugello. Di saat di mulainya Balapan Moto GP di italia jelas publik Italia berharap jagoan lokal mereka, The Doctor Valentino Rossi yang akan memenangi balapan Moto GP di Sirkuit Mugello yang di selengarakan pada akhir pekan kemarin. Di Sirkuit Mugello dukungan penuh para suporter Rossi dengan atribut berwarna kuning memenuhi tribun penonton Sirkuit Mugello yang mencapai 100.640 tempat duduk yang telah di sediakan itu.

Marquez Tidak Senang Di Teriaki Saat Naik Podium Di Mugello

Tetapi harapan itu musnah ketika rider asal Italia itu tak bisa melanjutkan balapan di seri ini di karenakan masalah pada motornya langusng sikap publik Mugello pun berubah jadi tak bersemangat. Apalagi di tambat terutama saat persaingan di barisan depan balapan menyisakan dua rival Rossi yakni dari setimnya sendiri di tim Yamaha Movistar Jorge Lorenzo dan Marc Marquez yang berada di Tim Honda Repsol.

Di saat Rossi yang sudah tak bisa melanjutkan lomba itu, aksi menghibur dan seru di tunjukkan oleh Lorenzo dan Marquez yang saling salip untuk finis terdepan di Mugello untuk menjadi pemuncak podium di seri ini. Jorge Lorenzo akhirnya memenanginya dengan menempati podium teratas yang kemudian di susul Marc Marquez yang hanya tertinggal 0,019 detik saat finis di belakangnya di posisi ke dua. Tetapi pada saat Lorenzo dan Marquez menaiki podium untuk memperleh penghargaan suara teriakan kurang mengenakkan dari  para pendukung Rossi yang memadati Sirkuit Mugello ini mengiringi mereka ketika berada dipuncak. Marc Marquez sendiri mengaku bahwa dirinya sudah mempersiapkan diri dengan situasi tersebut sebelum dia berangkat ke Mugello di GP italia tersebut.

“ reaksi itu ( teriakan boo ) bukan salahsatu yang terbaik. Untuk alas an itu saya tidak banyak melakukan selebrasi di atas podium, karena saya tidak menyukasi reaksi itu, “ kata Marquez seperti di lansir di Euro Sport. “ Sirkuit ( Mugello ) menjadi warna kuning di hari itu tapi pada akhir balapan semua yang berada di sirkuit itu menikmati pertunjukan dan itu yang terpenting, “ ungkap rider yang berjuluk The Baby Allien itu. Teriakan boo kepada Marc Marquez dari para pendukung Rossi tak lain bermula dari kontroversi yang terjadi pada Moto GP seri ke 2015 . Vaentino Rossi dan Marquez terlibat cekcok akibat beberapa balapan tahun lalu yang mengakibatkan insiden.