Bos Ducati Anggap Jika Terhadap Larangan Penggunaan Winglet Tak Masuk Akal

Bos Ducati Anggap Jika Terhadap Larangan Penggunaan Winglet Tak Masuk Akal

Berita-prediksibola – pada kesempatan kali saya selaku agen berita olahraga akan setia menemani anda para pecinta dunia olahraga, berita olahrag kali ini akan membahas terkait dengan Bos Ducati Anggap Jika Larangan Penggunaan Winglet Tak Masuk Akal. MotoGP 2017 mendatang resmi akan menerapkan Larangan tentang penggunaan winglet. Hal tersebut membuat bos Ducati Corse, Luigi ‘Gigi’ Dall’Igna kecewa sebab aturan tersebut dirasa tak sportif.

Bos Ducati Anggap Jika Terhadap Larangan Penggunaan Winglet Tak Masuk Akal

Winglet memang menjadi keluhan bagi para sejumlah pembalap non-Ducati sejak pertengahan tahun lalu, mengingat perangkat aerodnamika tersebut dirasa membahayakan para pembalap. Pasalnya, para rider kala melakoni aksi saling salip di tikungan banyak menimbulkan turbulensi di lintasan lurus. Atas dasar tersebut lah, dall’Igna menganggap sangat tak masuk akal jika penggunaan Winglet mengganggu keselamatam para pembalpa di sirkuit. Pasalnya, sebelumnya para pabrikan lain sempat menggunakan sayap aerodinamika tersebt dan mereka bisa dibilang aman-aman saja.

Sebagaimana yng telah dikutip dari La Gazetta dello Sport, Kamis (30/6/2016) Dall’Igna mengatakan “ saya tak suka larangan tersebu. Keluhan atas nama keselamatan sangat tak bisa diterima. Bahkan, pabrikan Jepang tersebut sempat mengikuti terobosan kami, dan saat ini mereka malah mundur. Begitu mengejutkan. Tuntas pria asal Italia tersebut, “saya kira itu tak berefek baik bagi semua dan tak sportif. Larangan ini diberlakukan atas nama safety. Akan tetapi, nyatanya winglet tak pernah menimbulkan masalah. Kami bahkan sudah melakoni studi soal ini.

Ducati tengah berupaya mengembangkan winglet yang mereka kira membikin kami memperoleh untung. Sekedar informasi, tim pabrikan asal Italia tersebut mulai mengaplikasikan sayap aerodinamika sejak tes uji coba pramusim MotoGP 2015. Kemudian, hal tersebut juga diikuti oleh Yamaha dan Honda pada pertengahan tahun lalu, sementara Aprilia dan Suzuki mulai mengikuti jejak mereka di musim 2016 ini.

Namun kenapa justru di musim 2017 ini justru dihapus dari dunia MotoGP, jika alasan mereka hanya apa yang di utarakan di atas itu sangat tidak bisa di terima oleh public. Padahal seperti yang kita ketahui kalayak public justru merespon dengan sangat baik terhadap adanya aerodinamika tersebut. Menurut saya, hanya saja mereka kurang mahir dan piawai dalam mengoperasikannya sehingga mereka beranggapan jika winglet tersebut malah merugikan bagi para pembalap.

Perlu diketahui, adanya penambahan perangkat dalam sebuah motor itu karena disesuaikan dengan kebutuhan kuda besi dan perkembangan mutu serta kualitas kendaraan tersebut. Jadi, bisa dikatakan winglet tersebut dibuat dengan berbagai perhitungan yang sudah matang. Jujur saja, saya sangat kecewa dengan adanya keputusan tersebut. Keputusan tersebut tidak sportif, bagaimana tidak? banyak kalangan yang tak menyetujui akan hal tersebut.