Yao Ming adalah Figure Inspirasi untuk Lin

Yao Ming adalah Figure Inspirasi untuk Lin

Berita-prediksibola – tepatnya di akhir pekan ini saya sebagai agen berita olahraga akan setia menemani anda para pecinta dunia olahraga dengan menyajikan sejumlah berita olahraga yang teraktual, terupdate dan terpercaya. kali ini berita tersebut akan membahas tentang Yao Ming adalah Figure Inspirasi untuk Lin. Untuk saat ini Jeremy Lin adalah satu-satunya atlit basket berdarah Asia yang bermain cukup bersinar di NBA. Kariernya di usia yang ke-27 tahun tetap berada di level tertinggi.

Yao Ming adalah Figure Inspirasi untuk Lin

Dirinya menyebutkan salah satu nama di antara jutaan atlit pebasket yang jadi inspirasi dalam melakoni kariernya sebagai pebasket. Figure yang dimaksud Lin adalah pemain basket berkelahiran China yang sempat ikut berpartisipasi di kompetisi NBA, yakni Yao Ming. Menurut pebasket yang saat ini tengah membela Brooklyn Nets, Yao Ming adalah salah satu sosok yang jadi panutannya ketika baik dirinya sudah maupun belum menjadi pemain basket.

Apabila dirunutkan, memang setelah Yao Ming hanya Lin pebasket keturunan Asia yang dapat meraih karier yang sukses di NBA. Lin dan Yao bahkan meraih masa kejayaannya saat membela tim yang sama yakni Houston Rockets. Entah suatu kebetulan atau memang keduanya pantas memperoleh hal tersebut, sukses di tim yang sama. Jika digambarkan mereka adalah antara idola dan fans, bisa jadi kesuksesan Lin tak jauh ada ikut andilnya Yao Ming didalamnya.

Bagaimana tidak, sejauh ini kita ketahui bahwa Lin sangat mengidolakan Yao, tak salah jika mempelajari segala yang ada pada diri Yao, baik dari model bermain maupun dalam keseharia. Namun, bagi kami itu adalah hal yang sangat wajar. Tak lepas dari itu kembali ke kualitas dan kemampuanLin, jika dia memang tak punya potensi yang bagus dalam dunia basket akan mustahil ia akan seperti sekarang ini.

Meski belajar dari sejuta pebasket hebat tapi tak punya bakat dalam basket maka hadilnya akan nihil. Sebagaimana yang telah dikutip dari ESPN, Jumat (22/7/2016) Lin menuturkan bahwa tak ada pemain, tak ada individu, yang dapat menginspirasi saya selainYao. Istilahnya, saya datang tepat usai masa kejayaannya berakhir. Disitulah kesempatan saya membuktikan dan menunjukkan pada dunia bahwa saya lah penerus Yao. Ibarat kata Yao junior.

Tambahnya, dia adalah inspirasi untuk pemain berdarah Asia yang dapat bermain di ajang NBA. Jadi semenjak dduk di bangku SMA, saya sudah menyaksikan Yao bermain. Menghormati pemain yan terlebih dulu bermain ketimbang anda membuat segala sesuatunya jauh lebih mudah dijalani untu saya. Jadi dari situ lah saya sedikit demi sedikit belajar bagaimana caranya bermain yang baik di arena agar mampu membawa tim raih kemenangan.