Rio Haryanto Mendapatkan Banyak Tekanan Saat Jadi Pembalap Utama F1

Rio Haryanto Mendapatkan Banyak Tekanan Saat Jadi Pembalap Utama F1

Berita-prediksibola – Kali ini masih akan kembali hadir kehadapan anda dengan sebuah ulasan seru dan spesial mengenai berita terbaik tentang Rio HaryantoMendapatkan Banyak Tekanan Saat Jadi Pembalap Utama F1. Driver Indonesia Rio Haryanto patut berbangga hati karena ia merupakan pembalap pertama perwakilan Indonesia yang berhasil duduk di balik kemudi race terbaik Formula One. Akan tetapi, ternyata memegang status sebagai yang pertama bukanlah sesuatu hal yang mudah. Karena dirinya mengaku mendapat tekanan yang cukup berat.

Rio Haryanto Mendapatkan Banyak Tekanan Saat Jadi Pembalap Utama F1

Tak bisa dipungkiri lagi selama ini Rio sering kali diharapkan untuk menjuarai Formula One. Padahal partisipasinya ini adalah baru kali pertama ia terjun di ajang tersebut. Belum lagi driver berusia 23 tahun ini sering dihadapkan dengan masalah finansial melakukan balapan. Rio juga mengungkapkan bahwa banyak pihak yang berharap dirinya langsung berhasil menang. Padahal untuk mampu menjadi juara di ajang F1 tak mudah karena diperlukan perpaduan antara skill pembalap dengan kemampuan para kru. Kendala yang saya hadapi ketika menjadi sebagai pembalap utama tak lain adalah banyak pihak yang berekspetasi untuk bisa langsung juara.

Namun harus diketahui bahwa tak hanya dibutuhkan kemampuan dan keahlian yang dibutuhkan untuk mampu menjadi juara di ajang bergengsi F1. Sebab di perlukan juga kerja sama tim bersama dengan pembalap, ungkap teman pembalap GP2 ini. Driver cadangan Tim Manor Racing Rio Haryanto juga berharap bisa tampil sebagai pembalap utama di Formula One (F1) 2017 mendatang. Kesempatan tersebut bisa saja terealisasi jika manajemen Rio serta pemerintah Indonesia mau bekerja sama dengan baik.

Rio sendiri baru saja terdepak dari statusnya sebagai driver utama Tim Manor Racing di F1 musim ini. Penyebabnya tak lain dikarenakan manajemen Rio gagal melunasi hutang 7 juta euro atau sekitar Rp102 miliar kepada tim Manor Racing, Inggris tersebut. Pada awalnya, Rio diwajibkan membayar 15 juta euro Rp219 miliar untuk dapat tampil sebagai pembalap Tim Manor selama satu musim penuh. Akan tetapi, hingga pertengahan musim F1 2016 kemarin, manajemen Rio hanya membayarkan 8 juta euro atau setara Rp116 miliar.

Dan kondisi itu membuat Rio harus turun kasta menjadi hanya pembalap cadangan Manor hingga akhir musim ini. Karenanya, Rio boleh sangat berharap untuk mendapatkan banyak dana demi dapat bergabung dengan salah satu tim di F1 2017 mendatang. Saat ini ia berharap tahun depan dapat kembali ke sirkuit sebagai pembalap prioritas, ungkap Rio mengutip dari Planet F1. Dan saat ini Rio sendiri resmi digantikan pembalap pengembang Tim Mercedes bernama Esteban Ocon. Pada F1 2016 ini Ocon dipinjamkan Mercedes sebagai pembalap pengembang Tim Renault dan bergabung bersama manor. Dan hanya berjalan setengah musim membela tim asal Prancis, Ocon dipindahkan Mercedes untuk membela Tim Manor.