002354400_1470173950-comentarista_egipcia

Hijabers Cantik Ini Siap Kritik Real Madrid

Berita-prediksibola – WAGs : Di Mesir, semua urusan dengan sepak bola cuma ditujukan kepada pihak pria. Tapi hal itu tidak tidak berlaku untuk seorang wanita berhijab, Manar Sarhan.

Sarhan sangat mencintai sepak bola sejak ia masih kecil. Dan juga dia sempat berpikiran untuk menjadi pemain sepak bola. Tapi, Sarhan tidak bisa mewujudkan impiannya menjadi pemain bola. Dia diarahkan keluarganya menjadi dokter gigi.

002354400_1470173950-comentarista_egipcia

“Saya menjadi dokter gigi untuk karier. Tapi, gairah dan cinta saya berada di sepak bola. Pada awalnya saya ingin bermain sepak bola, namun di Mesir, sepak bola hanya untuk para lelaki,” katanya, dikutip dari The National.

Walau sempat benturan dengan budaya dan adat, Sarhan tak mau menyerah untuk membuat rasa sukanya denga sepak bola. Dia memutuskan untuk menjadi seorang jurnalis bola sejak 2002. Hingga saat ini, wanita 27 tahun itu pernah membuat berita untuk surat kabar lokal, Al-Masry dan Al-Youm.

Di awal kariernya menjadi jurnalis sepak bola, Sarhan banyak mendapat sindiran dari keluarganya. “Saya sempat diejek. Mereka yang mengejek saya selalu mengatakan: ‘Gadis itu hanya berada di dapur’,” ujarnya.

Tapi Sarhan tak mempedulikan hal itu. Ia lebih memilih untuk melanjutkan karir menjadi jurnalis. Biasanya sebelum menulis berita, Sarhan melakukan penelitian lebih mendalam kepada tim, pelatih, hingga pemain bola.

Kehebatannya dalam menganalisis, menjadikan Sarhan seorang komentator wanita terbaik di negaranya. Sekarang, Sarhan adalah komentator wanita dari Mesir yang setiap meinggunya muncul di CBC TV.

“Saya memang seorang dokter gigi di siang hari. Tapi saat malam tiba, saya menjadi seorang komentator. Menjadi komentator itu begitu sulit bagi laki-laki, apa lagi untuk seorang gadis seperti saya,” ucapnya sambil tertawa.

Jelang bergulirnya ajang Eropa musim 2016/17, Sarhan sudah bersiap untuk memberikan komentar pedas untuk juara Liga Champions musim lalu, Real Madrid.

Namun, dia tidak begitu saja memberikan komentar kepada Madrid. Sarhan ingin menganalisa gaya permainan Cristiano Ronaldo dan rekan satu tim lainnya.

“Saya harus menonton pertandingan mereka (Real Madrid) sebanyak dua kali agar bisa mendapat kesimpulan yang akurat,” kata Sarhan.

Kehebatan Sarhan dalam menganalisa pertandingan membuat seorang komentator senior di CBC TV, Ibrahim Fayek menjadi kagum. Menurutnya, Sarhan merupakan gadis terbaik yang pernah menjadi komentator sepak bola.

“Dia memiliki pemahaman yang luas dan mendalam soal sepak bola. Ketika menjadi seorang komentator, dia menyajikan berbagai jenis analisis sepak bola. Penjelasannya sesuai dengan rencana dan begitu baik.