098677500_1441198040-istri_pemain_MU_Samantha

Martial Jadi Suka Selingkuh, Mantan Istri Salahkan United

Berita-prediksibola – WAGs : Samantha Helena mengungkapkan perilaku tidak benar mengenai mantan suaminya yang mana adalah striker dari Manchester United, Anthony Martial. Samantha menyebut perilaku Martial mulai berubah sejak bergabung dengan United.

Martial bergabung dengan United di awal musim yang lalu. Pemain 20 tahun itu dibawa dari AS Monaco. Bersama dengan United, mendapatkan 120.000 pounds atau kurang lebih Rp 2,4 miliar per minggu.

098677500_1441198040-istri_pemain_MU_Samantha

Sejak mendapat gaji besar, perilaku Martial berubah, terutama kepada istrinya sendiri, Samantha. Martial bermain api dan selingkuh dengan mantan kontestan X Factor, Emily Wademan, Januari lalu.

“Pemain bola di Inggris itu seperti raja. Mereka memiliki banyak uang dan menjadi pusat perhatian di seluruh dunia. Sikapnya juga ikut berubah banyak semenjak datang ke Inggris. Rasanya Manchester United sudah menghancurkan hidup saya,” kataSamantha, dikutip dari 101greatgoals.

Kesal diselingkuhi, Samantha memilih meninggalkan Martial dan pulang ke Prancis. Samantha memilih menjaga anaknya dari hubungan pernikahan dengan Martial, Peyton.

Menjalin cinta tidak benar dengan Emily, pemain Timnas Prancis itu sering berkata kasar dengan Samantha. Martial pernah sebutkan mantan istrinya itu seperti pekerja seks komersial.

“Ketika berita mengenai perselingkuhannya dengan Emily ada di beberapa media, Martial bersumpah bahwa dia tidak melakukan apa pun dengan Emily. Lalu saya bertanya lagi dengan pertanyaan yang sama. Dia malah mengatakan saya pelacur gila,” kata Samantha.

Tidak cuma Emily, Samantha menyebut Martial memiliki banyak wanita idaman. Karena semenjak ia bermain dengan United, Followers Martial di Instagram meningkat hingga 2 juta pengikut. Di Instagram pribadi Martial banyak wanita-wanita yang mengirimkan foto seksi dan mengajak berkencan.

“Banyak wanita yang meminta Martial melakukan hubungan sex dengan mereka. Banyak wanita itu tidak peduli dengan keluarga pemain, yang mereka inginkan hanya tas dan sepatu mahal. Mereka juga ingin mendapatkan lirikan dari media,” kata Samantha.