Max Verstappen Dapatkan Banyak Kritikan Soal Gaya Balapanya

Max Verstappen Dapatkan Banyak Kritikan Soal Gaya Balapanya

Berita-prediksibola – Pada pertemuan kali ini akan menghadirkan sebuah ulasan seru dan sangat menarik lainya dari berita olahraga terbaru tentang Max Verstappen Dapatkan Banyak Kritikan Soal Gaya Balapanya. Salah satu rider Legenda Formula One yakni Jacques Villeneuve menyebutkan bahwa pihak Federasi Otomotif Internasional (FIA) menunjukan perlakuan istimewa untuk driver Red Bull Max Verstappen. Hal ini ia lontarkan mengingat cara membalap pria berusia 18 tahun itu terlalu agresif.

Max Verstappen Dapatkan Banyak Kritikan Soal Gaya Balapanya

Perlu diketahui bahwa Verstappen sebelumnya terlibat kecelakaan dengan Driver Ferrari Kimi Raikkonen serta Sebastian Vettel. Hasilnya, dua rivalnya ini harus kehilangan posisinya serta gagal bersaing di depan. Tak ayal, perilaku gaya balapan Verstappen pun menjadi perhatian Villeneuve. Jacques menyebut, tindakan pria muda berusia 18 tahun tersebut harusnya bisa lebih baik saat membalap. Akan tetapi dalam kenyataannya hal yang terjadi justru malah sebaliknya. Masalahnya memang teradapat di FIA sebab sepertinya dia mendapat perlindungan dari FIA.

Jelas mereka menginginkan Verstappen untuk menjadi bintang, ujar Villeneuve. Apabila anda berada di start jelek, terima saja. Karena kita telah mengambil risiko terlalu tinggi dan hal itu tidak perlu. Akankah ia akan semakin membaik? tentu saja belum tentu, karena setiap race dirinya justru makin memburuk, jelas mantan juara dunia F1 1997 lalu. Driver Scuderia Ferrari Kimi Raikkonen juga mengaku sangat kesal dengan driver muda milik Red Bull Max Verstappen.Apabila ia tidak melakukan pengereman, insiden kecelakaan bakal terjadi, menurutnya.

Jalannya race kemarin memaksa dua insiden terjadi. Dalam putaran pertama, Verstappen berbenturan bersama rekan Raikkonen yakni Sebastian Vettel. Hal itu memberikan akibat kedua driver Ferrari harus saling bertubrukan. Disisi lain, Verstappen juga dua kali bertarung bersama Raikkonen di pertengahan balapan. driver berusia 18 tahun ini terlihat dengan sengaja memaksa Raikkonen melebar ke tikungan. Tak heran, mantan juara dunia 2007 tersebut sontak menyalahkan gaya membalap Verstappen yang dinilai berbahaya dan arogan. Jika kemarin saya tak mengerem, kami pasti akan mengalami tabrakan hebat, ungkap Raikkonen. Tabrakan hebat bisa saja terjadi cepat atau lambat jika dirinya tak segera mengubah cara mengemudinya.

Saya cukup santai dengan balapan yang aggresif, namun yang Verstappen lakukan sudah keterlaluan,” ujar pria berusia 36 tahun ini. Para pimpinan Red Bull seperti Dr Helmut Marko sayangnya menampik kabar timnya menggunakan mesin ilegal pada ajang Formula One. Pasalnya, jet darat yang tengah ditunggangi Max Verstappen serta Daniel Ricciardo, berhasil mengalahkan Ferrari dan Mercedes. Red Bull juga  mengesankan ketika mengikuti rangkaian seri latihan bebas, yang mana ia menempatkan Verstappen sebagai yang tercepat di FP2. Tak hanya itu, mereka juga mampu berada di belakang Mercedes ketika perlombaan.