Rossi Harus Lebih Melegenda Dari Schumi Atau Loeb

Rossi Harus Lebih Melegenda Dari Schumi Atau Loeb

Berita-Prediksibola.com РKami akan memberi sejumlah berita yang lebih aktual tentang Rossi Harus Lebih Melegenda Dari Schumi Atau Loeb. Rossi pun menyatakan bahwa paruh pertama musim 2016 akan jadi penentu masa depannya di arena MotoGP.Graziano Rossi, ayah dari pembalap legendaris Tim Movistar Yamaha Valentino Rossi, mengatakan ingin sang anak mendapatkan gelar kedelapan juara dunia di primer class pada musim ini. Peryataan ini di sampaikan oleh ayah Rossi Graziano dalam sebuah wawancara dengan Cycle World. Graziano ternyata sangat ingin The Doctor melampaui rekor legenda Formula One, Michael Scumacher, yang juga mengoleksi tujuh gelar juara dunia di ajang balap jet darat. Graziano pun ingin Valentino melampaui jumlah gelar yang dikantongi pereli legendaris dunia, Sebastien Loeb.

Rossi Harus Lebih Melegenda Dari Schumi Atau Loeb

Vale baru saja berulang tahun ke 37. Tentu hadiah terbaik adalah gelar kedelaannya di premier class dan gelar ke 10 di MotoGP. Ini akan sangat spesial dan akan meletakkan Vale di level istimewa. Gelar ke 10 berarti Vale berhasil melampaui gelar Schumacher dengan tujuh gelar dan Loeb dengan sembilan gelar juara dunia. Bersama du sosok ini, Vale melambangkan kehebatan di motorsport. Graziano yang juga mantan rider tersebut yakin bahwa putranya akan tetap tampil sangat garang tahun ini, sama seperti tahun lalu ketika The Doctor sebenarnya mamimpin klasemen sepanjang musim. Menurut Graziano, pemgunjung musim 2015 yang penuh kontrovesi juga akan melecut semangat Rossi. Karena musim 2016 akan mirip dengan tahun lalu. vale akan tetap kuat, di usianya yang ke 37 tak akan jauh berbeda dengan usianya 36. Vale juga bertahan dengan tim dan motor yang sama. Saya rasa ia akan tetap kompetitif.

Vale selalu ada di posisi terdepan. Ia masih sangat termotivasi dan pengunjung musim lalu untuk memberinya lecutan. Sebelumnya Rossi pernah tampil buruk, tapi dirinya mempunyai alasan dengan tampilan buruk di tes pramusim di Phillip Island. Pembalap Tim Yamha, Valentino Rossi mengungkapkan alasan utama ketika tampil buruk di saat menjalani sesi tes resmi pramusim di Sirkuit Phillip Island, Australia. Rider berjulukan The Doctor tersebut telah menilai dari awal sesi tes yang telah diprediksi langsung dalam kondisi kering, namun kenyataanya sirkuit sepanjang 4,445 kilometer diguyur hujan. Rossi beserta tim mekanik gagal memprediksi perubahan cuaca tersebut.

Bahkan karena derasnya hujan yang turun, Rossi sempat tak mengikuti sesi pertamanya dari ketujuh sesi yang di gelar. Dari enam sesi yang diikuti, duduk di tangga keenam adalah pencapain terbaik rider berpaspor Italia tersebut. Berturut-turut mantan andalan Repsol Honda itu hanya mampu menduduki posisi enam, tujuh, delapan, 14 dan enam. Sangat senang kami dapat mengunjungi Phillip Island. Sebab banyak perubahan yang harus kami coba, terutama pada ban.