Inilah Analisa Para Rider Jelang Seri Perdana MotoGP Qatar 2017

Inilah Analisa Para Rider Jelang Seri Perdana MotoGP Qatar 2017

Berita-prediksibola – Seputar berita terbaru dari ranah olahraga Motosport masih saja selalu mampu memberikan kita informasi menarik, seperti berita yang satu ini yaitu Inilah Analisa Para Rider Jelang Seri Perdana MotoGP Qatar 2017. Hanya beberapa hari jelang digebernya seri pertama MotoGP 2017 di Sirkuit Losail, Qatar dan Sebelum dimulainya seri pertama MotoGP 2017, akhir pekan ini. Kali ini kita akan membedah peta kekuatan tim dan rider kelas bergengsi satu per satu dari hasil tes pramusim kemarin.

Inilah Analisa Para Rider Jelang Seri Perdana MotoGP Qatar 2017

Ducati

Nah jika Yamaha terpesona oleh adaptasi mudah Vinales dengan Yamaha YZR-M1, maka Ducati menyadari bahwa mereka harus menunggu sedikit lebih lama bagi Jorge Lorenzo untuk berperforma terbaik di atas motor Desmosedici GP. Lima kali juara dunia itu adalah pembalap fenomenal, tapi dia tetap memiliki kelebihan dan kekurangan. Di tes Qatar, sebagai contoh, Lorenzo masih bekerja memperbaiki posisi saat mengendarai Ducati dan semua perangkat yang harus dikontrolnya. Dengan Lorenzo yang masih beradaptasi, dan Ducati belum kompetitif seperti yang diharapkan, maka patut dinanti bagaimana kesabaran kedua belah pihak terhadap hubungan baru ini selama musim berjalan nanti.

Repsol Honda

Sulit untuk mengetahui dengan pasti bagaimana performa Marc Marquez di seri pembuka musim, terutama setelah lima kecelakaan selama tiga hari tes pramusim di Qatar. Sementara Setelah menghadapi musim paling sulit sepanjang kariernya di MotoGP tahun lalu, Dani Pedrosa tampak telah pulih dengan beberapa perubahan positif selama tes pramusim. Perubahan nyata dari kehadiran kepala mekanik anyar, Giacomo Guidotti, dan Sete Gibernau yang menjalankan peran sebagai penasihat, terlihat membawa dampak optimisme kepada Pedrosa yang terefleksi di trek.

Yamaha

Di sisi lain dari garasi Yamaha, kekhawatiran Valentino Rossi selama tes pramusim berlanjut, dan The Doctor mengalami kesulitan selama tes di Qatar. Rossi dan timnya menunjukkan sinyal buruk di Losail: pada hari kedua, mereka mengklaim telah menemukan arah yang tepat, dan lalu pada hari terakhir, mereka menyadari mungkin berjalan di arah yang salah. Ketika Rossi tampil kencang pada motor 2017, dia justru tidak tahu mengapa bisa demikian.

Ketika Maverick Vinales menggeber Yamaha untuk pertama kalinya pada tes akhir musim 2016 di Valencia, banyak yang memprediksikan dia akan cepat beradaptasi. Namun, tidak ada seorang pun yang dapat membayangkan bahwa dia akan melakukannya begitu cepat.

Vinales tampil impresif selama pramusim: dia selalu menjadi pembalap tercepat di trek dalam tujuh dari 11 sesi tes – terkencang secara keseluruhan di setiap trek. Ini mengindikasikan bahwa pembalap berusia 22 tahun itu akan kompetitif di setiap trek dan dalam semua kondisi.