Marquez Binggung Kenapa Bisa Terjatuh,Jadi Mudah Untuk Vinales

Marquez Binggung Kenapa Bisa Terjatuh,Jadi Mudah Untuk Vinales Menang

Berita-prediksibola – Kali ini akan membahas mengenai berita tentang Marquez Binggung Kenapa Bisa Terjatuh,Jadi Mudah Untuk Vinales Menang. Juara dunia MotoGP 2016,Marc Marquez, pantas menerima kegagalan finis di GP Argentina, Minggu (9/4/2017). Pembalap tangguh Repsol Honda ini terjatuh pada tikungan kedua, lap ketiga, setelah unggul berapa detik di depan Maverick Vinales yang membela Yamaha.

Marquez Binggung Kenapa Bisa Terjatuh,Jadi Mudah Untuk Vinales

Meski menuntut dari awal balap karena permasalah ban, tapi Marquez ternyata belum dapat menerangkan dan mengerti benar secara pasti apa yang mengakibatkan motornya tiba-tiba terjatuh hingga membuatnya tidak bisa meneruskan balap. “Kecelakaan itu sangat membinggungkan kenapa bisa terjatuh, sejujurnya saya tidak mengerti. Saya cuma merebah sekitar 25 derajat,” ucap Marquez dikutip dari Motorsport, Senin (10/4/2017).

Menurut Marquez, ia sepenuhnya dalam keadaan tegak dapat mengerem. Sekalipun dapat melakukan tekanan, tapi diakuinya tidak terlalu banyak. Pada GP Argentina, Marquez sengaja memilih menggunakan ban berkompon keras (hard) bertujuan memberikan efek pengereman lebih baik serta stabilitas. Supaya tidak mengulangi kejadian saat di Qatar, justru hal ini membuatnya harus menelan pil pahit akibat tidak mendapatkan poin.

“Perasaan saya sangat baik dengan motor. Tapi oke, bagian depan terkunci dan untuk beberapa alasan ban tidak cukup siap. Ini kesalahan saya. Saya sangat menyesal, tapi semuanya sudah terjadi di balapan,” ujar Marquez. Maverick Vinales mengakui laju Marc Marquez sempat membuatnya meyakini balapan akan berjalan sulit. Tapi situasi berubah saat Marquez terjatuh.

Marquez akan hadir jadi salah satu lawan kuat di podium juara MotoGP Argentina. Meski sepanjang sesi latihan bebas posisinya fluktuatif, rider Repsol Honda itu mampu melejit di kualifikasi dan merebut posisi start terdepan. Walaupun, Vinales dirugikan saat diawal balapan di sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, Senin (10/4/2017) dinihari WIB, dari posisi enam. Padahal sepanjang latihan bebas pebalap Movistar Yamaha ini kompetitif, menempati posisi satu di sesi pertama dan kedua lalu di posisi kedua pada sesi ketiga.

Setelah memulai balapan, Vinales dapat melonjak naik ke posisi tiga, lalu ke posisi dua. Namun saat itu Marquez sudah unggul cukup jauh di depan, kurang lebih dua detik dari Vinales. Tapi kemudian Marquez malah terjatuh di saat putaran keenam memasuki tikungan kedua. Di titik ini pula dia sempat terjatuh di sesi latihan bebas. Robohnya Marquez mebuka jalan untuk Vinales, yang akhirnya dapat menang balap dengan jarak hampir tiga detik dari rekan setimnya, Valentino Rossi, di posisi dua.

“Itu adalah balapan yang sulit. Saya merasa performa motor cukup bagus, tapi Marc berusaha begitu keras,” ujar Vinales dikutip Crash. “Saya melihatnya terjatuh dan saya saat itu kesempatan saya dapat menyusulnya. Sangat penting untuk mengambil poin maksimal hari ini,” tambahnya. Dengan suksesnya ini, Vinales melonjak di posisi puncak klasemen kejuaraan dunia dengan nilai 50, hasil dari dua kemenangan. Sebelumnya dia juga juara di seri pembuka di Qatar.