Dovizioso Merasa Aneh Dengan Berhasil Memenanngi Balapan MotoGP Catalunya 2017

Dovizioso Merasa Aneh Dengan Berhasil Memenanngi Balapan MotoGP Catalunya 2017

Berita-prediksibolaDovizioso Merasa Aneh Dengan Berhasil Memenanngi Balapan MotoGP Catalunya 2017. Dalam dua pekan, secara beruntun penampilan Dovizioso didalam ajang balap MotoGP semakin brilian. Hal ini karena usai berhasil memenangkan MotoGP 2017 di Italia, kini pembalap 31 tahun tersebut kembali berhasil membawa Ducati dengan mesin Desmosedici GP17 menjadi yang terdepan di MotoGP Catalunya 2017 pada Minggu 11 Juni 2017.

Dovizioso Merasa Aneh Dengan Berhasil Memenanngi Balapan MotoGP Catalunya 2017

Akan tetapi meski berhasil meraih kemenangan dan keluar sebagai juara MotoGP Catalunya 2017, Andrea Dovizioso merasa bahwa balapan kali ini sangat aneh. Mengapa demikian? Berikut ulasannya.

Dilap awal Dovi tampil dengan tak ngotot. Dengan sangat tenang dia mengatur dan menjaga ritme menunggu momen yang sangat tepat untuk bisa menaklukan duo Repsol Honda, yakni Marquez dan Dani Pedrosa. Alhasil moment yang dinantikan pun tiba, dilap ke 17. Dovizioso menyalip Pedrosa pada trek lurus. Dan juga jaraknya sempat di pangkas Marquez, namun dengan kepiawaiannya pembalap italia tersebut akhirnya berhasil mengakhiri balapan di posisi pertama.

“Ini adalah balapan yang sangat aneh, seperti yang saya sampaikan sebelum balapan. Hal ini karena untuk bisa memenangi balapan dengan tanpa melakukan penekanan seratus persen saat balapan adalah hal yang tidak pernah terjadi pada diri saya.” Ungkap Dovi usai balapan seperti yang telah dikutip.

“Ini semakin aneh. Dengan cuaca yang sangat panas dan tanpa adanya grip di lintasan, anda tidak bisa melakukan penekanan karena ban depan. terlebih untuk daya cengkram ban belakang lebih banyak yang menurun. Dan saya tidak menekan. Saya tepat dibelakang Dani, bahkan dia pun tidak melakukan penekanan. Disini kami mengendarai motor dengan sangat halus. Jadi secara keseluruhan kami tidak menggunakan potensi motor sepenuhnya.” Tambahnya.

Pembalap asal Italia tersebut kembali melanjutkan pernyataannya.

“Saya pikir itu adalah salah satu strategi yang tepat, (tidak melakukan penekanan). Senang bisa berada didepan dengan tanpa menekan. Namun itu adalah sesuatu yang benar-benar sangat aneh. Manakala anda mendapatkan feeling, anda sadar tidak ada yang tidak mungkin dalam hidup ini. yang jelas ini sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata.”

Kemenangan Dovi di Catalunya, menjadikan dirinya berhasil mengoleksi 104 poin atau terpaut tujuh poin dibelakang pemuncak klasemen sementara Maverick Vinales yang berhasil mengantongi 111 poin. Meski demikian dirinya menegaskan tidak memikirkan peluang untuk juara dunia.

“Saya tidak ingin membahas soal kejuaraan. Sebab setiap kali kami membicarakan sesuatu, dan turun ke trek, sesuatu yang berbeda terjadi, dan selalu terjadi. Saya tidak tahu dengan pasti, setiap akhir pekan saya akan meninggalkan seperti balapan pertama.” Tutur Dovi.

“Akhir pekan ini adalah akhir pekan yang aneh, bukan seperti akhir pekan MotoGP yang normal. Akan tetapi semua orang dalam situasi yang sama dan kami un mengelola dengan cara yang jauh lebih baik.” Terang pembalap 31 tahun tersebut.