Wilco Perkuat Dugaan Marquez Bahwa Rossi Rival Utamanya Bukan Vinales

Wilco Perkuat Dugaan Marquez Bahwa Rossi Rival Utamanya Bukan Vinales

Berita-prediksibolaWilco Perkuat Dugaan Marquez Bahwa Rossi Rival Utamanya Bukan Vinales. Beruntungnya Wilco Zeelenberg karena di dapuk sebagai manajer tim Yamaha karena berhasil memenangkan lomba Kejuaraan Dunia Supersport, yaitu ketika Cal Crutchlow berhasil merebutnya pada tahun 2009 yang lalu. Dan atas jasanya tersebut, dirinya langsung naik pangkat.

Wilco Perkuat Dugaan Marquez Bahwa Rossi Rival Utamanya Bukan Vinales

Dan benar sekali, sejak 2009 hingga 2016, Zeelenberg mendapatkan tugas dari Yamaha Factory Racing sebagai menajer tim Jorge Lorenzo. Hasil yang telah diraihnya lagi-lagi sangat brilian, dengan berhasil menyabet 3 gelar juara dunia di kelas bergengsi.

Akan tetapi ketika Lorenzo lebih memutuskan untuk hijrah ke Ducati, Zeelenberg yang tercatat pernah menjuarai salah satu seri di GP 250cc, kini beralih tugas sebagai performa pembalap yamaha di garasi Maverick Vinales.

Walalupun masih berada di posisi kedua klasemen sementara pembalap MotoGP 2017, akan tetapi dibawah asuhan Zeelenberg, Vinales telah berhasil merebut tiga kali kemenangan seri pada seri perdananya debut bersama tim yang berlambang garputala tersebut.

Dalam sebuah wawancara terbaru dengan Crash.net, Zeelenberg yang ditanya soal apa persamaan dan perbedaan Lorenzo denga Vinales saat di Yamaha, dirinya langsung menjawab, bahwa keduanya dan satu pembalap yang lain lagi, yakni Valentino Rossi, ketiganya memiliki perbedaan gaya berkendara untuk bisa dengan cepat menguasai motor.

Akan tetapi soal persamaan diantara ketiga rider tersebut, mereka sama-sama ingin menjadi juara dunia.

“Itu sangat jelas sekali, dan menurut saya tidak ada keraguan untuk Vinales akan menjadi juara dunia. Hanya saja yang menjadi pertanyaannya adalah kapan saat itu terjadi, kita tinggal tunggu saja. Namun yang jelas dia akan menjadi aktor utama di MotoGP di tahun berikutnya.” Ungkap Zeelenberg.

Salah satu media Spanyol lantas dengan sigap menanggapi pernyataan Zeelenberg dengan adanya sebuah dugaan, dan atau malah bisa dibilang sebuah penegasan. Lalu penegasan seperti yang dimaksud?

Rupa-rupanya pernyataan Zeelenberg ini dikaitkan dengan keyakinan Marquez, bahwa yang menjadi lawan sesungguhnya di kancah ajang balap MotoGP 2017 ini tetap pada diri Valentino Rossi, dan bukan Vinales yang oleh Yamaha hanya dijadikan opsi kedua dan masa depan.

Untuk saat ini Marquez disebut-sebut merasa tidak senang dengan situasi klasemen saat ini, walaupun saat ini dirinya menjadi pemimpin klasemen di pertama musim. Hal ini dikarenakan posisi Rossi hanya terpaut 10 poin darinya. Bahkan pembalap Repsol Honda ini sangat menginginkan dan berusaha sangat keras agar Rossi bisa tercecer jauh dari papan klasemen. Mengapa demikian?

Karena saat ini Rossi masih menjadi pembalap nomor satu di Yamaha. Dan tim pabrikan asal Iwata tersebut telah membuat gebrakan baru kearah sana jelang paruh pertama berakhir. Semua yang telah dilakukan ini semata-mata agar Rossi bisa meraih gelar juara dunia ke 10, dan masuk dalam buku sejarah, sebagai pembalap tertua yang mampu meraih kemenangan gelar juara di MotoGP.