Selama Libur Musim Panas MotoGP 2017, Ducati Mengevaluasi GP17

Selama Libur Musim Panas MotoGP 2017, Ducati Mengevaluasi GP17

Berita-prediskibolaSelama Libur Musim Panas MotoGP 2017, Ducati Mengevaluasi GP17. Turun dan naik, hal terserbutlah yang terjadi dan saat ini dialami oleh tim pabrikan Ducati pada paruh pertama musim Kejuaraan Dunia Balap Motor Grand Prix atau MotoGP 2017. Akan tetapi mereka masih mendapatkan kejutan yang sangat menyenangkan dari Andrea Dovizioso, meski rekan barunya masih mengalami kesulitan untuk bisa berlaga.

Selama Libur Musim Panas MotoGP 2017, Ducati Mengevaluasi GP17

Dan benar sekali mereka telah mengambil keputusan yang sangat tepat dengan mempertahankan Andrea Dovizioso daripada Andrea Ianonne. Setidaknya untuk hal tersebut hingga sejauh ini telah terbukti, atau setidaknya untuk paruh pertama musim MotoGP 2017 berlangsung.

Kita lihat saja dua kemenangan secara beruntun yang telah diraih oleh Dovi. Tepatnya di MotoGP Mugello dan Catalunya. Serta dia juga telah berhasil merebut finis kedua podium pada seri pembuka musim MotoGP 2017 dui Qatar.

Dengan hasil yang sangat gemilang tersebut kini pembalap dengan julukan Desmodovi tersebut bertengger di peringkat ke tiga klasemen sementara pembalap dengan berhasil mengantongi 123 poin. Dirinya hanya tertinggal masing-maing enam poin dari Marc Marquez yang saat ini menempati urutan pertama, dan satu poin dari Maverick Vinales yang menempati posisi ke dua.

Jika dibandingkan dengan Ianonne yang makin terpuruk bersama Suzuki kini menempati peringkat ke 16 klasemen sementara pembalap, dengan mengantongi 28 poin. Catatan finis terbaiknya di peringkat ke tujuh di MotoGP Austin. Dan tercatat telah tiga kali gagal menyelesaikan lomba, yang masih ditambah lagi dengan dua kali finis diluar zona poin. Sangat jauh berbeda.

Akan tetapi sejumlah media Italia tak ingin melanjutkan membandingkan antara Dovi dengan Ianonne, namun mereka lebih menyoroti catatan yang bisa dikatakan menyakitkan pada Ducati di MotoGP 2017. Dan apalagi kalau bukan dari rekan setimnya Dovi, Jorge Lorenzo, yang merupakan investasi hingga puluhan juta Euro yang sangat mengecewakan ekspektasi tim pabrikan dari Bologna Paginale, Bologna tersebut. Yang pasti juga pada fans mereka.

Penyebab utamanya tidak lain adalah posisi Lorenzo di klasemen sementara pembalap MotoGP 2017 yang menempati peringkat ke 9. Dia tertinggal 58 poin dari rekan setimnya Dovi di paruh musim pertama. Catatan hasil tersebut didapatnya dari finis terbaik podium ke tiga MotoGP di Jerez, dan sekali gagal menyelesaikan finis di Argentina.

Tersiar kabar selama libur musim panas ini, tim Ducati telah mengevaluasi seluruh performa balap Lorenzo dan dovi, yang tentunya juga motor gres mereka, Desmosedici GP17 selama peruh pertama musim MotoGP 2017. Para bos dari masing-masing tim telah menginstruksikan kepada seluruh mekanik dan insinyur di Bologna Paginale untuk dengan segera memperbaiki hal-hal yang dirasa masih kurang di GP17.

Tujuannya hanya satu yakni segera bangkit dan finis di podium secepatnya. Yang tentunya pada gelaran seri ke 10 musim MotoGP republik Ceko 2017 di Sirkuit Brno yang sesuai dengan jadwal akan berlangsung pada 4-6 Agustus 2017 mendatang.