Dari Kesalahan Di Sirkuit Brno, Pedrosa Belajar Dari Marquez

Dari Kesalahan Di Sirkuit Brno, Pedrosa Belajar Dari Marquez

Berita-prediksibolaDari Kesalahan Di Sirkuit Brno, Pedrosa Belajar Dari Marquez. Pada ajang balap MotoGP seri ke-10 yang berlangsung di Sirkuit Brno, Republik Ceko pada Minggu 06 Agustus 2017, Pedrosa berhasil menyandang status runner-up. Pedrosa berhasil masuk finis dibelakang Marc Marquez dengan selisih waktu 12,4 detik.

Dari Kesalahan Di Sirkuit Brno, Pedrosa Belajar Dari Marquez

Di seri kali ini sejatinya Pedrosa tampil dengan sangat gemilang. Akan tetapi sayang, dalam mengambil keputusan ada kesalahan yang mengakibatkan ada jarak yang sangat lebar denga rekan setimnya.

Keputusan tersebut tidak lain adalah Pedrosa yang awalnya menggunakan ban khusus untuk lintasan yang basah, mengingat sebelum balapan berlangsung sirkuit Brno sempat diguyur hujan, yang mengakibatkan lintasan menjadi lembab. Dan disinilah letak kesalahan yang dilakukan oleh Pedrosa. Yang mana ketika semua pembalap mengganti motor untuk lintasan yang telah mengering, pembalap Repsol Honda tersebut masuk pit di akhir lap ketiga untuk mengganti motornya. Sementara Marquez yang telah melakukan pergantian terlebih dahulu, menjadikan posisinya tidak dapat ditandingi oleh pembalap yang lain.

“Sejak awal saya mengharapkan balapan yang seperti ini. hujan yang turun dengan derasnya di sepanjang hari menjadikan lintasan menjadi basah kuyup. Akan tetapi ternyata kondisi cuaca menjadi cepat kering, dan hal tersebut yang membuat saya terkejut. Akhirnya saya memutuskan untuk melintasi satu putaran lagi. Namun sayang saya telah telat satu lap.” Terang Pedrosa seperti yang telah dikutip.

Pedrosa menambahkan tentang perjudian pergantian ban Michelin di Sirkuit Brno. Dalam pernyataannya dia menerangkan bahwa dirinya masih harus belajar banyak masalah Flag to flag yang sering terjadi dalam ajang balap MotoGP musim ini. menurutnya, hanya ada satu komitmen yang wajib dipegang ketika akan melakukan pergantian ban basah ke slicks.

“Soal pergantian ban, saya akan belajar darinya (Marc Marquez). Biasanya ketika lintasan masih agak basah, dan anda harus beralih ke slicks, disinilah anda dituntut untuk lebih fokus dan lebih berkomitmen. Dan biasanya juga ini yang selalu dijadikan keuntungan buat Marquez, mengingat dalam kondisi yang demikian ini (flag to flag) dia selalu baik. Dimasa depan saya harus lebih menjaga konsentrasi dengan sangat baik, karena ini merupakan rincian yang sangat penting.” Terang pembalap Repsol Honda tersebut.

Untungnya apa yang terjadi dapat diatasi dengan baik oleh Pedrosa, dan alhasil dirinya berhasil mengamankan posisi runner up. Dengan hasil yang sangat gemilang ini peluang untuk perebutan gelar juara dunia MotoGP masih terbuka lebar, karenya dirinya memiliki 123 poin, dan hanya tertinggal 31 angka dari rekan setimnya Marquez yang sukses mencetak podium tertinggi ketiganya dimusim ini.

“Yang pasti saya puas dengan hasilnya, karena saya suka dengan kesulitan untuk menghadapi situasi yang seperti ini. diakhir pekan ini saya cukup kompetitif. Dan hasilnya sangat positif bagi saya dan tim. Motor dapat bekerja dengan sangat baik, dan saya suka hasilnya.” Tutup Pedrosa bangga.