massimiliano-allegri_edde039

Allegri Masih Soroti Pertahanan Juventus

Berita-prediksibola – Berita Bola : Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri meminta timnya untuk memperbaiki kinerja pada garis bagian belakang mereka walau baru saja menang dengan skor tiga gol tanpa balas saat berhadapan dengan Chievo.

Sebagaimana diketahui, bermain di Allianz Stadium, Juventus berhasil mendapatkan kemenangan penting yaitu tiga gol tanpa balas ketika berhadapan dengan Chievo. Tiga gol kemenangan itu dicetak oleh bunuh diri Perparim Hetemaj, Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala.

Kemenangan ini membuat Juventus yang mana saat ini punya awal yang paling produktif dalam kampanye Serie A mereka sejak 1981, dengan membuat 10 gol dalam 10 pertandingan. Tapi menurutnya timnya masih perlu memperbaiki diri, terutama di dalam hal bertahan dan tidak memberikan kesempatan kepada lawan mereka.

“Kami bermain dengan tiga gelandang untuk pertama kalinya hari ini dan hanya benar-benar punya waktu sehari untuk bersiap-siap karena semua pemain internasional tiba pada hari Kamis,” ujarnya.

“Kami membiarkan beberapa tembakan tepat pada sasaran, itu adalah sesuatu yang perlu diperbaiki dan terus diperbaiki, tapi ini bagus untuk tak kebobolan,” sambungnya.

Pergantian sistem permainan pada pertandingan ini juga diakui oleh Allegri membuat mereka mampu bermain dengan baik, tapi ia meminta timnya juga untuk tetap saling membantu di dalam bertahan.

“Pergantian sistem membuat Miralem Pjanic sendirian di depan pertahanan. Dia melakukannya dengan baik dalam beberapa kesempatan untuk membaca umpan dan intersep. Untuk bertahan, anda perlu semua pemain untuk berusaha dengan baik dan pastikan kami tidak membiarkan begitu banyak memiliki kesempatan,” tambahnya.

“Musim lalu kami kebobolan beberapa gol dan juga sedikit memberikan kesempatan itu, tergantung seberapa keras mereka berusaha ketika berhadapan dan menguasai bola. Bila anda tak kebobolan, maka sejujurnya Juventus jarang membuat gol. Anda perlu melakukannya dengan baik secara defensif dan menyerang. Jadi kami salah secara defensif di final Liga Champions melawan Real Madrid, dan itulah mengapa kami kalah,” tekannya.