Pedrosa Ungkap Alasan Terpuruknya Di MotoGP San Marino

Pedrosa Ungkap Alasan Terpuruknya Di MotoGP San Marino

Berita-prediksibolaPedrosa Ungkap Alasan Terpuruknya Di MotoGP San Marino. Dani Pedrosa yang merupakan pembalap tim Repsol Honda mengklaim dirinya tidak bisa tampil maksimal dalam ajang balap MotoGP San Marino di Sirkuit Misano yang berlangsung pada Minggu 10 September 2017 malam yang lalu. Gagalnya Pedrosa tampil kurang maksimal ini karena kurang bisa mendapatkan tekanan ban yang sesuai dan juga karena kurangnya berat badan yang dimiliki Pedrosa.

Pedrosa Ungkap Alasan Terpuruknya Di MotoGP San Marino

Dani Pedrosa yang memulai balapan MotoGP San Marino di grid ke tujuh ini, akhirnya harus tercecer, karena kala itu balapan berlangsung dilintasan yang basah. Dengan demikian, Pedrosa harus puas mengakhiri balapan di posisi ke-14, usai masuk finis lebih lambat 98 detik dari Marc Marquez yang menjadi pemenang dalam balapan tersebut.

Dalam sebuah wawancara singkat bersama salah satu media, dia menilai bahwa terpuruknya hasil dari balapan MotoGP San Marino ini karena tekanan ban yang menurun yang menjadikan grip yang dihasilkan tidak ada, sehingga dia tidak bisa tampil bersaing pada balapan tersebut.

“Balapan kali ini terlihat perbedaan tekanan ban, karena sudah jelas anda harus balapan dengan tekanan ban yang sangat minimum. Dengan melakoni balapan di bawah tekanan ban yang minimum, tentu saja anda tidak akan bisa memulai hal-hal secara kimiawi yang ada di ban. Yang akhirnya ban tidak bisa bekerja dengan semestinya.” Ungkap Pedrosa seperti yang telah dikutip.

“Dimana ketika anda sudah mencapai tekanan yang sangat minimum, barulah ban bisa bekerja dengan suspensi, perputaran gas, yang bereaksi pada putaran rantai. Akan tetapi jika hal tersebut tidak terjadi, maka dapat dipastikan anda tidak akan bisa bersaing dalam balapan yang berlangsung.” sambungnya.

Selain karena masalah ban, ada satu lagi masalah mengapa Pedrosa tidak bisa bersaing di balapan MotoGP San Marino. Yang ternyata adalah masalah berat badan yang dimiliki oleh pembalap asal Spanyol ini. ketika melakukan pengecekan, berat badan Pedrosa hanya sedikit di atas 50kg. Dengan berat badan yang kurang ini, menjadikan pembalap Repsol Honda gagal mengeluarkan kemampuan terbaik yang dimilikinya.

Dengan berat badanya yang kurang, Perdosa kesulitan untuk menambahkan bobot di bagian belakang motor yang ditungganginya untuk menambah daya cengkram ban belakang. Alhasil, terlepas dari pemilihan ban yang sesuai, dia tetap tidak akan bisa memaksimalkan kecepatan tunggangannya.

“Saya kesulitan untuk mengubah ukuran saya. Tim mekanik mencoba mengatasinya dengan menambah beban motor. Akan tetapi dengan begitu saya akhirnya harus merubah lagi komposisi motor yang kadang kala kami tidak memiliki banyak waktu.” Kata Pedrosa di sebuah wawancara yang lain.

Dengan keadaan yang demikian ini, menjadikan pembalap 31 tahun tersebut tidak berkutik ketika balapan berlangsung di bawah guyuran hujan. Beberapa diantaranya terjadi di MotoGP Belanda, dan San Marino.