Beberapa Alasan, Lorenzo Wajib Tampil Kompetitif Di MotoGP 2018

Beberapa Alasan, Lorenzo Wajib Tampil Kompetitif Di MotoGP 2018

Berita-prediksibolaBeberapa Alasan, Lorenzo Wajib Tampil Kompetitif Di MotoGP 2018. Jorge Lorenzo yang merupakan pembalap Ducati untuk menghadapi musim MotoGP 2018 harus bisa merubah kebiasaannya untuk melontarkan kritikan pedas terhadap kekurangan yang terdapat pada motor Desmosedici yang bakal dikendarainya di MotoGP 2018 mendatang. Mengingat nilai kontraknya bersama tim asal Italia tersebut akan akan berakhir musim MotoGP 2018 tahun depan.

Beberapa Alasan, Lorenzo Wajib Tampil Kompetitif Di MotoGP 2018

Tim Ducati tentunya tidak ingin mengeluarkan banyak biaya jika saja pembalap asal Spanyol tersebut kembali meraih hasil minor pada musim MotoGP 2018. Dan memang untuk bisa mengubah kebiasaan mengendarai motor Yamaha ke motor Ducati dapat dikatakan tidak semudah membalik telapak tangan. Namun waktu yang diperlukan oleh Lorenzo beradaptasi dengan mesin Desmosedici GP-17 sudah terlalu lama.

Oleh karenanya, jika saja rekan setimnya di Ducati, Andrea Dovizioso kembali menampilkan performa yang kompetitif di musim depan, maka tugas Lorenzo adalah berusaha mencari cara untuk mengatasi bermacam tekanan. Ada empat hal yang perlu dilakukan oleh Lorenzo di musim depan.

Hal ini sebagaimana yang telah disampaikan oleh pengamat MotoGP, Carlo Pernat. Dalam sebuah pernyataannya, dia mengatakan bahwa ada empat alasan mengapa Lorenzo harus segera bangkit di musim MotoGP 2018.

“Pada MotoGP 2018, Lorenzo harus memperoleh kemenangan dengan berbagai alasan. Yang pertama adalah karena dia juara dunia lima kali, dan masih ditambah lagi dia adalah pembalap yang berbakat. Kedua, Jorge di bayar tinggi oleh Ducati. Ketiga adalah karena Motor Ducati sekarang ini termasuk motor yang sangat bagus. Dan yang terakhir adalah karena musim 2018 adalah musim keduanya bersama Ducati.” Ungkap Pernat seperti yang telah dikutip.

Disebutnya pada musim ini jika Lorenzo gagal lagi, maka dia tidak bisa lagi berkilah dan menyalahkan motor Ducati. Hal ini lantaran, jika melihat prestasi yang telah diraih Dovizioso, maka sulit bagi Lorenzo untuk kembali mencari alasan mengapa tidak bisa mendapatkan hasil yang bagus.

“Itulah alasannya mengapa Lorenzo harus melakukan musim 2018 ini dengan sangat baik. Jika sampai tidak berhasil, maka saya pikir ini murni kesalahan Lorenzo dan bukan mesin Ducati. Mengingat saat ini, kami tidak lagi membicarakan Ducati yang berhasil dengan Stoner. Karena saya pikir Lorenzo telah melakukan hal yang baik menjelang akhir musim, akan tetapi, tetap dia menjadi harapan dalam persaingan perebutan gelar juara dunia.” Sambungnya.

Lalu bagaimana jika saja Lorenzo kembali tidak berhasil meraih pencapaian di musim MotoGP 2018? Dalam hal ini Pernat mengaku bahwa dia ragu Ducati bakalan mempertahankannya di tahun 2019.

“Jika Lorenzo masih gagal, maka itu akan menjadi musim yang terbuang. Bagaimanapun saya merasa ragu dia akan memperbaharui nilai kontraknya bersama tim yang sama di musim MotoGP 2019.” Tutur Pernat mengakhiri.