014415400_1511945596-HL

Mantan Striker Timnas Indonesia Kencani Finalis Miss Universe

Berita-prediksibola – WAG’s : Lama tak terdengar, mantan striker timnas Indonesia, Syamsir Alam, ramai diperbincangkan di dunia maya. Saat ini, dia sedang menjalin cinta dengan Puteri Indonesia sekaligus finalis dari Miss Universe 2017, Bunga Jelitha.

Ini diketahui melalui akun Instagram pribadi milik Syamsir Alam. Syamsir yang pernah disebut sebagai penerus Bambang Pamungkas di timnas Indonesia, sering menyebutkan nama Bunga Jelitha sebagai keterangan foto.

Seperti ketika Syamsir berfoto di bawah air terjun. Dia menyebutkan Bunga Jelitha sebagai wanita spesial dan memanggilnya dengan kata “sayang”.

“Banyak pengalaman hidup di 2017, naik dan turun kehidupan adalah hal yang biasa. Pesan orang tua saya adalah ketika kita senang ingat kita pernah susah, dan ketika kita susah ingat kita juga pernah senang,” kicau pria berusia 25 tahun itu.

“Sehingga kita tidak terlalu terlena di dalam suatu keadaan. Mudah-mudahan di tahun 2018 apa yang kita cita-citakan bisa tercapai sesuasai dengan izin Allah. Ingat cinta lebih besar dari pada apapun. One love. Specialmente @bungajelitha21,” tambahnya.

Syamsir Alam tercatat baru sekali memperkuat timnas Indonesia, yaitu pada 25 Oktober 2011. Saat itu ia berhasil membantu Indonesia menang dengan skor 5-0 saat berhadapan dengan Timor Leste U-23.

Karier Syamsir Alam

Syamsir Alam sempat mencapai puncak kariernya pada 2011 hingga 2013. Dia sempat bermain untuk dua klub luar negeri, CS Vise dan DC United.

Pria kelahiran Sumatera Barat itu sempat bermain dengan tiga klub Indonesia, Sriwijaya FC, Pelita Bandung Raya, dan Persiba Balikpapan. Namun, dia lebih banyak duduk di bangku cadangan.

Pada September 2016, dia dilepas Persiba Balikpapan dan sampai dengan saat ini tidak ada club yang mengontraknya.


Pengalaman Melawan Chelsea

Sebagai pemain muda, Syamsir memiliki kesempatan baik, bermain bersama dengan Indonesia All Star berhadapan dengan Chelsea di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 2013. Sayangnya, di laga itu, Syamsir kurang optimal di lapangan.

Sepanjang permainan dia hanya berlari, tidak memberikan ancaman yang sudah diarahkan pelatih Indonesia All Star, Rahmad Darmawan. “Bagaimana ingin lari, waktu itu saya dijaga John Terry, sulit melewatinya,” katanya usai pertandingan.