Suasana Hati Dovizioso Tak Karuan Karena Hadirnya Lorenzo

Suasana Hati Dovizioso Tak Karuan Karena Hadirnya Lorenzo

Berita-prediksibolaSuasana Hati Dovizioso Tak Karuan Karena Hadirnya Lorenzo. Mengetahui kedatangan pembalap asal Spanyol, Jorge Lorenzo kedalam tim Ducati musim MotoGP 2017, menjadikan suasana hati Dovizioso jadi enggak karuan. Hal ini dikarenakan, X-Fuera yang merupakan pembalap yang telah mengantongi tiga kali juara dunia dikelas utama MotoGP akan bisa menggangu keharmonisan di pabrikan Italia tersebut.

Suasana Hati Dovizioso Tak Karuan Karena Hadirnya Lorenzo

Hal ini sudah dirasa ketika Lorenzo datang di markas besar Ducati yang terletak di Borgo Panigale, Bologna, Italia. Sambutan yang begitu hangat pun sudah kian terasa, dengan harapan mereka bisa kembali meraih keberhasilan, sama seperti ketika Casey Stoner mengantarkan tim mereka merebut gelar juara dunia MotoGP musim 2007 yang lalu.

Balapan dikelas MotoGP 2017 dimulai, namun secara perlahan harapan tentang sebuah keberhasilan tim Ducati kepada Lorenzo memudar. Hal ini dikarenakan dia masih mengalami kesulitan untuk bisa beradaptasi dengan mesin Desmosedici GP-17 yang ditungganginya. Dan hasilnya adalah tidak mengesankan, karena dia telah gagal mencetak kemenangan.

Sementara di lain pihak, Dovizioso yang dapat dikatakan mendapatkan gaji lebih kecil daripada Lorenzo, malah berhasil mencuri hati tim Ducati dengan penampilannya yang sangat luar biasa dilintasan balap kuda besi. Tercatat dia telah berhasil menorehkan enam kali kemenangan dari total 18 seri yang dilakoninya.

Bahkan Dovizioso juga telah berhasil menutup musim MotoGP 2017 dengan menciptakan sejarah bagi dirinya sendiri. mengingat itu adalah kali pertama dirinya berhasil mencetak enam kemenangan sepanjang kariernya di dunia balap Motor profesional.

“Kemenangan ini akan selalu membantu. Inilah yang menjadikan semuanya menarik. Karena saya telah berhasil meraih enam kali kemenangan dalam satu musim. Dengan meraih keuntungan ini, akhirnya saya menjadi lebih bersemangat, sebab saya telah mampu menahan diri, berlaga dengan tanpa kompromi, sangat tenang, pendiam dan tidak menonjolkan penampilan.” Ungkap Dovizioso seperti yang telah dikutip.

Singkatnya adalah apakah keberhasilan yang telah diraih di musim MotoGP 2017 ini akan berlanjut di musim MotoGP 2018? Mengingat kini Dovizioso sudah tidak muda lagi. Menanggapi pertanyaan demikian, Dovi pun menjawab dengan sikap yang dingin.

“Inilah yang menjadikan alasan mengapa selama ini saya tidak membaca koran atau mendengar komentar di TV. Karena saya tidak lagi mungkin untuk bisa membela diri, saya berada dalam posisi yang buruk, subtansi yang tidak muncul, karena mereka lebih tertarik pada orang-orang yang telah memperoleh hasil lebih rendah ketimbang saya, namun lebih banyak karakter.” Terangnya.

Dengan melihat hasil yang sangat memukau di musim MotoGP 2017, pembalap asal Italia tersebut sangat di harapkan akan bisa kembali meraih hasil yang lebih baik di musim MotoGP 2018. Akan tetapi ada satu masalah yang terjadi, yakni pembalap 38 tahun tersebut masih ragu dengan performa mesin Desmosedici GP-18 di musim depan.