hl-juve_3c2243c

Kalah Kontroversial Dari Juventus, Pelatih Cagliari Tetap Senang

Berita-prediksibola – Berita Bola : Manajer Cagliari, Diego Lopez tak mau membicarakan mengenai insiden kontroversial dalam pertandingan timnya melawan Juventus. Cagliari harus mengakui kekalahan 0-1 dari Juventus dalam lanjutan Serie A dini hari tadi.

Tapi hasil itu termasuk cukup kontroversial. Yang pertama, Cagliari merasa harusnya mereka mendapatkan penalti ketika Federico Bernardeschi menghentikan umpan silang Padoin dengan tangannya.

Lalu gol Juventus berawal dari sebuah kontroversi. Leonardo Pavoletti terkapar karena disikut oleh Mehdi Benatia. Wasit memberikan kelebihan kepada Cagliari yang memang masih terus menyerang. Tapi bola lalu bisa diambil ahli oleh Juventus untuk melakukan serangan balik dan membuat gol tunggal di dalam pertandingan tadi.

Para pemain Cagliari melakukan protes karena mereka merasa wasit harusnya menghentikan permainan. Tapi protes itu tidak dihiraukan karena pada nyatanya Cagliari punya kesempatan untuk menghentikan permainan sendiri, namun mereka lebih memilih untuk terus menyerang Juventus ketika menguasai bola dan Pavoletti sedang terkapar. Selain itu, Pavoletti juga mendadak sehat kembali dan melakukan protes ketikagol Juventus disahkan.

 

Lopez tidak ingin memberikan komentar mengenai kontroversi itu. Ia merasa orang sudah bisa membuat penilaian sendiri. Ia lebih suka memberikan pujian kepada para pemainnya yang ia nilai sudah bermain dengan begitu baik.

“Saya lebih suka membicarakan sepakbola saja. Semua orang bisa melihat sendiri videonya. Saya bisa bilang apa? Saya ingin memuji para pemain saya atas penampilan mereka. Kami memperlihatkan intensitas, fleksibilitas dan sikap yang benar. Paulo Dybala memberikan masalah bagi kami ketika ia bergerak i bagian garis kami, namun kami berhasil meminimalisir pengaruhnya,” jelas Lopez kepada Mediaset Premium.

“Kami menaikkan tempo permainan sesudah jeda dan membuat beberapa kesempatan berbahaya. Di dalam beberapa waktu terakhir ini kami memang bermain bagus melawan tim-tim besar. Kami berbahaya ketika melakukan serangan balik. Jika bertahan saja, anda tidak akan bisa mendapatkan hasil bagus”.