Terpuruk Di MotoGP 2017, Itu Murni Salah Rossi Dan Vinales

Terpuruk Di MotoGP 2017, Itu Murni Salah Rossi Dan Vinales

Berita-prediksibolaTerpuruk Di MotoGP 2017, Itu Murni Salah Rossi Dan Vinales. Mengalami penurunan grafik, penampilan Maverick Vinales dan Valentino Rossi di gelaran ajang balap MotoGP musim 2017 kemarin mengundang perhatian Casey Stoner. Sang mantan juara dunia dua kali dikelas utama tersebut, menilai bahwa seharusnya Rossi dan Vinales tidak perlu lagi mengeluhkan terkait perubahan yang telah dilakukan oleh pabrikan asal Jepang itu.

Terpuruk Di MotoGP 2017, Itu Murni Salah Rossi Dan Vinales

Stoner pun menambahkan, yang perlu disalahkan atas gagalnya Yamaha dalam berkompetisi di MotoGP 2017 kemarin adalah Rossi dan Vinales. Dari cara pandang Stoner, saat ini tim Yamaha telah melakukan perubahan kedua, yang notabenenya adalah pembalap yang mengendarai seakan tidak mampu mengatasi hal tersebut, yang alhasil penurunan grafik penampilan mereka sangat terlihat dengan jelas.

Misalnya saja Vinales. Pembalap asal Spanyol itu memulai debut perdananya bersama Yamaha dengan memborong tiga kemenangan dalam lima paruh pertama musim MotoGP 2017. Bahkan sempat memimpin klasemen dengan mengantongi 26 poin. Namun seiring berjalannya waktu, penampilannya di lintasan balap mulai menurun.

Penurunan penampilan Vinales terjadi ketika balapan memasuki paruh kedua musim, yang mana kala itu Yamaha mengenalkan sasis baru. yang menurut pengakuan Vinales itu tidak sesuai dengan gaya balapnya.

Pun juga dengan Rossi yang sering kali mengeluhkan cepat aus-nya ban belakang karena adanya perubahan sasis di paruh kedua musim. Yang menurut Stoner, ini yang membuat keduanya mengalami kesulitan untuk bisa berkompetisi di sisa musim MotoGP 2017.

Baik Rossi maupun Vinales mereka secara kompak melontarkan keluhan perihal penggunaan sasis baru tersebut. pasalnya mereka mengku ada sedikit masalah pada bagian belakang motor, khususnya ketika mereka akan melakukan akselerasi.

Akibatnya adalah Yamaha gagal bersinar di MotoGP 2017. Melihat hal tersebut Stoner pun berpendapat, seharusnya mereka tidak melulu menyalahkan tim, akan tetapi lebih pada karakter Rossi dan Vinales yang mana dalam hal ini masih belum siap untuk menerima perubahan yang terjadi pada YZR-M1.

“Perkara ini memang sangat sulit untuk bisa dimengerti. Diawal musim Vinales memulai musim dengan penuh percaya diri setelah merasa nyaman di pramusim. Akan tetapi sangat mudah kehilangan kepercayaan dan arah ketika dia mengalami kecelakaan.” Menurut Stoner seperti yang telah dikutip.

“Vinales masih muda dan minim pengalaman di kelas MotoGP, sehingga akan dengan mudah untuk mencari alasan dan menyalahkan motor. Padahal saya melihat tidak ada perbedaan yang terjadi disepanjang musim dan saat pembalap Tech 3 menggunakan frame yang sama, bahkan mereka tidak menemukan masalah yang sama.” terang Stoner.

Pria yang berjuluk Kuri-Kuri Boy ini menekankan bahwa apa yang terjadi disepanjang musim MotoGP 2017 adalah lebih kepada rasa percaya diri yang mulai hilang dari dalam diri Vinales dan Rossi. Inilah yang menyebabkan mereka gagal bertarung di gelaran MotoGP musim kemarin.