Stoner Bocorkan Cara Taklukkan Marquez

Stoner Bocorkan Cara Taklukkan Marquez

Berita-prediksibolaStoner Bocorkan Cara Taklukkan Marquez. Melihat bagaimana performa dan sepak terjangnya sejak bergabung dan berlaga di kelas MotoGP, tentu akan sangat sulit bagi pembalap manapun bisa mengalahkan Marc Marquez dalam perebutan gelar juara dunia dikelas paling bergengsi itu. Akan tetapi, salah satu mantan pembalap dikelas MotoGP, Casey Stoner mengaku memiliki cara yang cukup ampuh untuk bisa mengalahkan Marquez.

Stoner Bocorkan Cara Taklukkan Marquez

Seperti yang telah diketahui banyak kalangan, dengan hadirnya Marc Marquez di MotoGP ini adalah sebuah fenomena yang amat sangat jarang terjadi di dunia pacuan kuda besi. Soalnya meski pembalap yang identik dengan nomor motor 93 ini masih kalah pengalaman dalam mengendalikan kuda besi dari pembalap kawakan, namun faktanya The Baby Alien – julukan Marc Marquez – bisa menjadi yang terbaik dilintasan.

Terbukti hanya dengan lima musim bergabung ajang balap MotoGP, pembalap Repsol Honda tersebut sudah mengantongi empat gelar juara dunia. Oleh karenanya tidak mengherankan, jika ada pendapat yang menyatakan bahwa Marquez akan bisa melampoi raihan sembilan gelar juara dunia Valentino Rossi. Dan tercatat hingga sejauh ini, Marquez sudah mengoleksi total enam gelar juara dunia disemua kelas.

Jelang menghadapi gelaran musim MotoGP 2018, banyak pembalap yang menyebut namanya sebagai calon kuat juara dunia. Hal ini lantaran mereka merasa pesimistis bisa mengalahkan Marquez. Akan tetapi pendapat yang demikian ini tidak berlaku bagi Casey Stoner yang notabene berstatus sebagai pembalap penguji di tim Ducati.

“Saya juga bisa melakukan hal yang sama dengan mengambil lebih sedikit resiko. Namun saya pikir pasti ada cara untuk bisa mengalahkannya dengan tanpa mempertaruhkan banyak hal. seperti yang anda ketahui, Marc memiliki gayanya sendiri.” ungkap Stoner seperti yang telah dikutip.

Sebelumnya, dalam sebuah kesempatan lain, Stoner yang saat ini berusia 32 tahun juga telah memberikan dukungan kepada mantan rivalnya yang juga sekaligus pembalap di tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi. Mengingat saat ini, Rossi berada dalam posisi dimana dia akan mendapatkan pilihan pensiun atau melanjutkan kontraknya yang notabene berakhir musim MotoGP 2018 ini.

Dan jawaban yang sering kali diungkapkan adalah keputusan tersebut akan diambil setelah melihat bagaimana rapornya di peruh pertama musim MotoGP 2018, terutama di enam balapan pertama. Jika seandainya dia masih berkompetitif, dan memiliki peluang yang cukup besar untuk bisa bertartung dalam perebutan gelar juara dunia, dia akan memutuskan untuk melanjutkan petualangannya.

“Jika anda masih ingin bersenang-senang, dan kompetitif dikejuaraan, yang saya tidak mengerti mengapa anda harus berhenti. Ini merupakan salah satu pilihan yang baik untuk tim pabrikan. Yang tentunya akan membawa nilai bagus dalam sebuah kejuaraan manapun.” Terang mantan juara dunia MotoGP 2007 dan MotoGP 2011 tersebut.