Peluang Rossi Hanya 30 Persen Untuk Rebut Gelar Juara Ke-10 MotoGP

Peluang Rossi Hanya 30 Persen Untuk Rebut Gelar Juara Ke-10 MotoGP

Berita-prediksibolaPeluang Rossi Hanya 30 Persen Untuk Rebut Gelar Juara Ke-10 MotoGP. Pengamat MotoGP, Guido Meda, dalam sebuah wawancara singkat bersama salah satu media MotoGP mengungkapkan persentase mengenai terget Valentino Rossi dalam menggapai gelar juara dunia MotoGP kesepuluh di musim ini. menurut pengakuannya, Rossi hanya memiliki peluang sebesar 30 persen saja.

Peluang Rossi Hanya 30 Persen Untuk Rebut Gelar Juara Ke-10 MotoGP

“Menurut prediksi saya, peluang Rossi hanya 30 persen saja. 30 persen yang lain saya berikan kepada Marquez, dan Dovizioso, sedangkan untuk 10 persen sisanya, saya bagikan kepada pembalap yang lain.” ungkap Meda seperti yang telah dikutip.

Apa yang telah diprediksikan oleh Meda ini bukan tanpa adanya alasan yang kuat. Hal ini karena dia merujuk dari hasil tes pramusim MotoGP yang telah digelar di Malyasia, Thaliand, dan Qatar. Meda pun menambahkan bahwa saat ini tim Movistar Yamaha sedang berada dibawah tekanan.

Meda juga mengatakan permasalahan dalam kubu Movistar Yamaha terkait soal ban masih menjadi masalah yang sangat serius buat duo pembalap Yamaha, yakni Rossi dan Vinales. Jika melihat dari hasil tes pramusim yang digelar di Sirkuit Losail, Qatar kemarin, sang juara dunia diempat kelas berbeda ini mampu menyelesaikan sembilan putaran yang sangat bagus, namun kemudian, ban mengalami degradasi yang teramat parah.

Hasil yang telah dicapai juga kurang memuaskan bagi Rossi. Sebab dia harus puas dengan menempati posisi ke-2 pada hari terakhir tes MotoGP di Sirkuiot Losail, Qatar. Terlebih lagi dia masih kalah oleh pembalap tim satelit yang menempati posisi atas, Johann Zarco.

Meda pun menambahkan, ada masalah krusial yang harus segera diselesaikan oleh Yamaha jika ingin bisa lagi tampil kompetitif digelaran musim MotoGP 2018 ini. dan seandainya tidak segera diselesaikan, maka dapat dipastikan Yamaha akan tertinggal dari Honda dan Ducati di musim ini.

“Saya merasa Yamaha harus segera memperbaiki sesuatu yang ada kaitannya dengan masalah elektronik. Padahal Honda dan Ducti telah mempekerjakan teknisi Mirelli, akan tetapi sampai sejauh ini Yamaha tidak.” Terang Meda.

“Dari pengamatan yang saya pahami, kekuatan besar untuk Ducati dan Honda terletak pada motornya, dan dua tim tersebut mencoba untuk segera mencegah masalah yang mungkin akan menghambat kinerjanya. Namun disini Yamaha malah menunggu masalah itu muncul, baru kemudian mencoba mencari solusinya. Sejatinya mereka telah menemukan masalahnya. Akan tetapi mungkin dengan ini mereka akan membayar disorganisasi.” Sambung Meda.

Nampaknya Rossi sependapat dengan Meda. Setelah berhasil merebut posisi kedua hari terakhir tes pramusim MotoGP di Qatar, Rossi pun meminta timnya segera berbenah. Rossi mendesak timnya untuk segera memperbaiki masalah yang terjadi sebelum gelaran musim MotoGP 2018 dimulai pada 18 Maret 2018 di Sirkuit Losail, Qatar.