Ingin Motor Pabrikan Yamaha, Zarco Diminta Bersabar

Ingin Motor Pabrikan Yamaha, Zarco Diminta Bersabar

Berita-prediksibolaIngin Motor Pabrikan Yamaha, Zarco Diminta Bersabar. Tersiarnya kabar, Johann Zarco yang menginginkan motor pabrikan demi bisa bersaing dan berjuang dalam perebutan gelar juara dunia di ajang balap MotoGP, sudah bukan lagi menjadi rahasia umum lagi. Mengingat hal itu juga yang menjadi faktor utama penentu Zarco dalam memutuskan masa depannya di dunia balap MotoGP.

Ingin Motor Pabrikan Yamaha, Zarco Diminta Bersabar

Zarco merupakan salah satu pembalap yang nilai kontraknya akan berakhir di akhir musim MotoGP 2018 ini. dan hingga sampai saat ini, masih belum ada tanda-tanda dan penjelasan yang pasti kemana pembalap asal Prancis itu akan berlabuh dimusim 2019 . akan tetapi untuk masalah yang satu ini, Zarco tidak harus merasa khawatir, pasalnya banyak tim yang sangat meminati dirinya.

Atas keinginannya untuk bisa berlaga dikelas MotoGP dengan motor pabrikan, beberapa tim pun sudah melakukan beberapa upaya untuk bisa memboyong pembalap yang saat ini berusia 27 tahun tersebut. dari sekian banyak, dua diantaranya adalah KTM dan Honda. Kedua tim ini dengan tanpa malu telah menyatakan ketertarikannya kepada Zarco.

Akan tetapi, Yamaha sejatinya juga memiliki keinginan untuk bisa mempertahankan Zarco di MotoGP 2019. Bahkan tim pabrikan asal Jepang tersebut siap untuk memberikan dukungan penuh kepada Zarco untuk bisa menunggangi motor pabrikan, walaupun belum jelas kapan mereka bisa merealisasikan itu.

“Mesin pabrikan untuk Johann akan kami bahas ketika dimana kami telah merundingkan dengan tim lain. ini akan menjadi sangat sulit untuk musim 2018. Namun saya tidak berfikir bahwa saat ini Johann kurang mendapat perhatian dari Yamaha. Dia memiliki motor yang berbeda dan sangat kompetitif.” Ungkap Lin Jarvis yang merupakan bos Yamaha, seperti yang telah dikutip.

Situasi pembalap asal Prancis itu kian rumit ketika Tech 3 memutuskan untuk berpisah dengan Yamaha mulai musim MotoGP 2019 mendatang. Padahal sejatinya kedua tim telah bekerja sama sejak 2001, namun musim depan Tech 3 akan menjadi tim satelit KTM.

Dengan perginya Tech 3, Yamaha saat ini belum memiliki tim satelit. Yang artinya adalah mereka mengalami kesulitan untuk mencarikan tempat buat Zarco. Selama menjalin kerja sama tersebut, telah banyak momen indah yang mereka lewati, termasuk salah satunya adalah ketika Zarco menjadi Rookie of the Year, dan pembalap tim satelit terbaik MotoGP 2017.

“Dan memang benar, saat ini kami masih belum memberikan Zarco mesin pabrikan. Namun kami masih memegang teguh pada nilai kontrak kami. Kami masih menjalin hubungan yang maksimal untuk Tech 3 hingga akhir musim MotoGP 2018 ini. dan dengan meninggalkan kami itu merupakan keputusan mereka sepenuhnya. Namun kami menyesalinya setelah kami melakukan kerja sama yang apik selama dua puluh tahun.” Terang Jarvis menambahkan.