Yamaha Tak Pilih Zarco, Rossi Merasa Senang

Yamaha Tak Pilih Zarco, Rossi Merasa Senang

Berita-prediksibolaYamaha Tak Pilih Zarco, Rossi Merasa Senang. Seperti yang telah tersiar kabar, bahwa Johann Zarco merupakan pembalap yang sempat disebut-sebut sebagai kandidat kuat yang akan menggantikan Valentino Rossi, jika pembalap yang berjuluk The Doctor ini pensiun dari dunia balap MotoGP. akan tetapi sangat disayangkan, apa yang menjadi spekulasi yang telah beredar selama ini tidak akan pernah terwujud seiring dengan perpanjangan kontrak pembalap asal Italia bersama Honda.

Yamaha Tak Pilih Zarco, Rossi Merasa Senang

Dan memang seperti yang telah diketahui, bahwa penampilan apik Zarco pada MotoGp 2017 yang lalu mengundang ketertarikan banyak pihak. Pembalap asal Prancis tersebut telah berhasil merebut predikat sebagai Rookie of the Year sekaligus juga sebagai pembalap tim satelit terbaik pada musim MotoGP 2017.

Disepanjang musim MotoGP 2017 yang lalu, dari sebanyak 18 seri yang telah dipertandingkan, Zarco telah berhasil merebut tiga podium, dengan total mengantongi 174 poin dan dirinya pun berhak finis di urutan kedelapan klasemen akhir MotoGP 2017. Dengan raihan hasil yang maksimal tersebut, tidak mengherankan jika Movistar Yamaha sangat menginginkan Zarco untuk bisa menjadi penerus Rossi di Yamaha.

Seperti kata pepatah, gayung bersambut, faktanya Zarco juga menginginkan hal yang sama. akan tetapi sayang seribu sayang, impian untuk bisa tampil di MotoGP bersama tim pabrikan Yamaha usai gelaran MotoGP 2018 ini telah dipastikan tidak akan pernah terwujud. Hal itu karena Yamaha telah memilih untuk memperpanjang nilai kontrak Rossi hingga akhir musim MotoGP 2020.

“Kalau boleh jujur, saya tidak bisa bersifat obyektif terkait Zarco, hal ini karena dia menginginkan motor saya. Dan saya merasa sangat bahagia Yamaha tidak memilih Zarco dan lebih memilih untuk menjaga saya. Yang pasti tahun ini kita bisa bertarung demi gelar. Mengingat saat ini kami lebih kuat.” Ungkap Rossi seperti yang telah dikutip.

Itu adalah ungkapan ketika dimana Rossi mendapat pertanyaan terkait performa motor para pembalap top musim ini. bahkan selain soal Zarco, pembalap yang identik dengan nomor motor 46 tersebut juga diminta untuk mengomentari perbedaan kualitas dua pembalap tim andalan Ducati, yang tidak lain adalah Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo.

Tercatat sejak menjalani musim MotoGP 2017 yang lalu, Dovi dan Lorenzo memiliki nasib yang berbeda. Dovi adalah pembalap yang berjuang untuk perebutan gelar juara dunia hingga akhir musim. Sementara Lorenzo menjadi pembalap yang mengalami kesulitan beradaptasi dengan motor Ducati. Bahkan dimusim MotoGP 2017 ia tak mampu meraih satu kemenanganpun.

“Jika melihat perbandingan Lorenzo dan Dovizioso ini sangat rumit. Dovi mengetahui betul bagaimana dia mengendarai motor dengan sangat baik. Sementara Lorenzo masih belum paham. Saya melihat Lorenzo lebih mengalami kesulitan daripada Maverick. Tahun ini juga nantrinya akan menjadi tahun yang sulit untuk Maverick. Saat ini hanya saya yang memiliki pengalaman, hingga saya bisa membantu Yamaha lebih banyak.” Terang Rossi.