Lorenzo Kurang Nyaman Dengan Motor Ducati

Lorenzo Kurang Nyaman Dengan Motor Ducati

Berita-prediksibolaLorenzo Kurang Nyaman Dengan Motor Ducati. Gelaran ajang balap MotoGP 2018 telah berlangsung. seri perdana MotoGP 2018 digelar di Sirkuit Losail, Qatar pada 18 Maret 2018 yang lalu. hingga sejauh ini masih ada satu pembalap papan atas, Jorge Lorenzo yang masih belum mampu memenuhi Ekspektasi tim Ducati Corse. Bahkan saat ini dirinya kembali dihadapkan pada permasalahan yang sama yang menjadi rusaknya penampilan Lorenzo di musim MotoGP 2017 yang lalu.

Lorenzo Kurang Nyaman Dengan Motor Ducati

Bagi Lorenzo, menjalani musim MotoGP 2017 tak ubahnya sebuah momen yang mungkin akan sangat sulit untuk dilupakan. Digelaran ajang balap MotoGP 2017 dirinya telah mengukir sebuah catatan terburuk sepanjang kariernya ketika melakoni musim perdana bersama Ducati usai meninggalkan Yamaha.

Untuk kali pertama bagi pembalap yang berjuluk X-Fuera itu harus mengakhiri musim MotoGP dengan menempati urutan ketujuh klasemen akhir MotoGP 2017. Padahal selaman ini, posisi terburuknya didapat pada musim MotoGP 2008, yang mana kala itu dirinya harus finis di urutan keempat.

Tercatat dari 18 seri yang diikuti, pembalap asal Spanyol itu telah gagal finis sebanyak tiga kali, dan lima kali masuk finis di luar sepuluh besar. catatan terbaiknya adalah hanya berupa tiga podium, dengan tanpa satupun meraih kemenangan. dengan catatan yang termasuk buruk ini tidak heran jika Lorenzo langsung mendapatkan kecaman dan juga beragam pertanyaan dari sejumlah kalangan.

Termasuk juga sang Kepala Mekanik Maverick Vinales, Ramon Forcada tak luput memberikan komentarnya terhadap penampilan buruk Lorenzo. yang mana dalam pernyataan tersebut dirinya menilai bahwa Lorenzo masih kurang bisa nyaman dengan motor Ducati.

“Disini Lorenzo memiliki sejumlah masalah. Yang pasti adalah dirinya tidak bisa memahami motornya. Coba saja anda mencari video Jorge dengan Yamaha. Disitu anda akan melihat bahwa dirinya terasa nyaman, bahkan sangat nyaman. Sayangnya dengan Ducati dia tidak melakukan hal yang biasa dia lakukan bersama motor Yamaha.” Ungkap sang Kepala Mekanik Maverick Vinales, Ramon Forcada seperti yang telah dikutip.

Kebetulan juga Forcada termasuk pria yang mendapatkan tugas sebagai Kepala Mekanik Lorenzo waktu masih di Yamaha. Dan Forcada juga termasuk salah satu sosok dibalik keberhasilan Lorenzo bersama Yamaha. Kolaborasi yang sangat apik antar keduanya berhasil menyabet tiga gelar juara dunia, yang tidak lain adalah pada musim MotoGP 2010, 2012, dan yang terakhir pada musim MotoGP 2015.

Dimusim MotoGP 2018 ini, tentunya Lorenzo sangat diharapkan bisa mendapatkan hasil yang jauh lebih baik. Akan tetapi sangat disayangkan indikasi buruk kembali terlihat pada MotoGP Qatar di Sirkuit Losail. Pembalap 31 tahun tersebut gagal mencapai finis, karenanya dirinya terjatuh pada lap ke-12.

“Jika dimusim ini saya mendapatkan hasil yang bagus, maka nilai saya akan tinggi. Sebaliknya jika tidak, hal itu akan membuat nilai saya turun sedikit. Namun beruntung, saya masih memiliki rekam jejak yang bagus, yang hal tersebut akan selalu bisa membantu.” Terang Lorenzo dalam sebuah wawancara singkatnya bersama salah satu media MotoGP ternama.