Kunci Sukses Marquez Di MotoGP, Ubah Tekanan Menjadi Motivasi

Kunci Sukses Marquez Di MotoGP, Ubah Tekanan Menjadi Motivasi

Berita-prediksibolaKunci Sukses Marquez Di MotoGP, Ubah Tekanan Menjadi Motivasi. Jika dilihat kembali, dapat dikatakan Marc Marquez merupakan pembalap dengan fenomena besar di kelas MotoGP. tercatat dalam beberapa waktu terakhir ini, tidak satu pembalappun yang mampu menghentikan dominasinya di MotoGP, pun juga dengan Valentino Rossi sang legenda hidup MotoGP. dan hal itu juga telah diperlihatkan diawal musim MotoGP 2018 ini.

Kunci Sukses Marquez Di MotoGP, Ubah Tekanan Menjadi Motivasi

Tercatat hingga musim balap MotoGP 2017, pembalap tim Repsol Honda itu telah menjalani tahun kelimanya di kelas MotoGP. yang menjadikan Marquez ini fenomenal adalah dari lima musim berlaga di kelas MotoGP, pembalap asal Spanyol itu berhasil mengentongi empat gelar juara dunia. Dan satu-satunya kegagalannya adalah dimusim 2015.

Kegagalan yang didapat oleh pembalap yang identik dengan nomor motor 93 tersebut bukan karena ada pembalap lain yang lebih hebat darinya, namun kesalahan dari dalam diri Marquez sendiri. tercatat disepanjang musim MotoGP 2015 itu, pembalap yang berjuluk the Baby Alien itu gagal mencapai finis hingga sebanyak enam kali saat balapan.

Namun, ketika Marquez mencoba untuk mengubah gaya balapnya, kelas MotoGP pun kini seolah-olahsudah menjadi miliknya. Tak urung, sang juara dunia 125cc di tahun 1999 yang juga merupakan manajer, Marquez, Emilio Alzamora juga ikut memiliki peran penting akan kehebatan Marquez di MotoGP. pasalnya dia mengetahui dengan pasti apa yang menjadikan pembalap 25 tahun itu hebat di lintasan.

“Pada akhirnya, Marc merupakan seorang pembalap yang berfikir tentang banyak hal soal olahraga yang satu ini. sisanya, bagi dia tidak penting. Logis jika tekanan yang dimilikinya kian besar. namun disinilah keunggulan Marquez. Dia mampu mengubah tekanan menjadi sebuha motivasi.” Ungkap Emilio seperti yang telah dikutip.

Contoh teranyar dari kehebatan seorang Marquez yang berhasil mengubah tekanan menjadi sebuah motivasi dapat anda lihat di MotoGP Austin 2018 di Circuit of The Americas (coTA) pada, Senin 23 April 2018 dini hari WIB. Sebelum memulai balapan, Marquez yang notabene mendapatkan begitu banyak tekanan, berkat adanya insiden dengan pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, di MotoGP Argentina.

Aksi Marquez di Argentina langsung menuai banyak kecaman dari berbagai kalangan. Belum usai tekanan yang terjadi di MotoGP Argentina, menyusul kemudian, dirinya mendapat hukuman pinalti akibat gangguan yang tercipta dengan pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, pada sei kualifikasi MotoGP Austin. Akan tetapi pada akhirnya, Marquez tetap tampil sebagai seorang juara.

Disini pun Alzamora menjelaskan, bahwa Marquez juga didukung oleh tim yang hebat. Yang mana dia bersama sekelompok orang yang dekat dengannya dalam berbagai situasi, yang mana ini memiliki arti yang sangat penting bagi seorang pembala seperti Marc Marquez.

“Hal positif yang dimiliki oleh Marc adalah karena dia memiliki tim yang hebat. Dalam berbagai situasi, ada sekelompok orang yang dekat dengannya dengan memberikan dukungan penuh kepada Marc. Oleh karenanya Marc bisa lebih kuat.” Terang Alzamora.