Soal Perebutan Gelar Juara Dunia, Vinales Belum Menyerah

Soal Perebutan Gelar Juara Dunia, Vinales Belum Menyerah

Berita-prediksibolaSoal Perebutan Gelar Juara Dunia, Vinales Belum Menyerah. Usai menjalani balapan seri keenam musim balap MotoGP 2018 di Sirkuit Mugello, Italia akhir pekan lalu, pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales harus merosot ke posisi ketiga klasemen sementara pembalap. hal ini disebabkan, pembalap yang juga rekan setim Valentino Rossi itu gagal meraih hasil positif dalam tiga balapan terakhir.

Soal Perebutan Gelar Juara Dunia, Vinales Belum Menyerah

Situasi buruk yang terjadi pada diri Vinales ini sejak paruh kedua musim balap MotoGP 2017, dan berlanjut hingga sekarang ini. tercatat seperti yang telah diketahui dirinya kian mengalami kesulitan untuk bisa mengulang catatan manis seperti diawal musim 2017. Dan yang lebih mengejutkan, perjalanan di awal musim ini, justru malah seperti petaka bagi Vinales.

Bahkan hingga balapan masuk seri ke enam paruh pertama musim MotoGP 2018, pembalap asal Spanyol tersebut tak sekalipun menorehkan kemenangan bagi Yamaha. Dan catatan terbaik yang telah dikantonginya adalah posisi runner-up di MotoGP Austin. Selebihnya adalah dia harus mengakhiri balapan dengan masuk finis diluar lima besar.

Yang menguntungkan dari situasi ini adalah rival Vinales juga tidak tampil dengan konsisten. Dan dengan adanya hal tersebut yang menjadikan Vinales masih bertahan di peringkat ketiga klasemen. Posisinya ini hanya terpaut dua poin dari rekan setimnya yang menempati peringkat ke-2 klasemen, Valentino Rossi, dan dengan sang pemuncak klasemen, Marc Marquez hanya terpaut 28 poin. Dengan kondisi yang demikian ini, Vinales masih tetap optimis akan selalu memiliki peluang dan kesempatan dalam perebutan gelar juara musim 2018 ini.

“Hingga sejauh ini, hasi terbaik yang telah saya persembahkan untuk Yamaha adalah runner-up di Austin. Lalu ada urutan ketujuh dna kedelapan. Akan tetapi disini jika dilihat kembali saya hanya terpaut dua poin dari Rossi, dan 28 dibelakang Marc. Walaupun masih berjalan buruk, kita harus merespon dan mencari solusi terbaik sekarang.” Ungkap Vinales seperti yang telah dikutip.

Dengan semangat dan optimis yang tinggi akan peluang tersebut masih terbuka lebara untuk dirinya, Vinales dengan tanpa segan lagi meminta Yamaha untuk menciptakan motor yang sangat cepat. Pembalap 23 tahun tersebut mengaku merasa janji Yamaha untuk memberikan motor juara masih belum ditepati.

“Ketika itu, dimana saya akan meneken kontrak dengan Yamaha, mereka mengatakan akan memberikan sebuah motor pemenang. Dan sekarang ini adalah waktu yang tepat untuk membuktikan bahwa motor ini bisa menang. Saya berharap Yamaha mendengar pesan ini dan mulai bekerja. Mengingat mereka tidak menjanjikan saya motor untuk posisi ketujuh.”desak Vinales merasa kecewa dengan Yamaha.

“Saat ini saya hanya terpaut 28 poin dari Marc. Saya ingin memenangkan gelar. Disini masih ada peluang terbuka. Namun untuk itu, saya butuh bantuan tim.” Sambung pembalap asal Spanyol tersebut mengakhiri