marco-fassone-002-ac_29ad3d2 (1)

Ingin Maju, Milan Harus Belajar Dari Juventus

Berita-prediksibola – Berita Bola : Ketika datang pelatih baru, Gennaro Gattuso, Milan menunjukkan secercah harapan dengan susunan hal-hal yang positif. Dan sayangnya, dekat dengan akhir musim, kinerja mereka mengalami sedikit penurunan dan berdampak gagalnya mereka mendapatkan kesempatan bermain di Liga Liga Champions.
Berbanding terbalik dengan Rossoneri, Juventus masih sanggup memperlihatkan dominasinya di Serie A yang telah bertahan tujuh musim berturut-turut. Mereka bahkan berhasil lolos ke babak semifinal Liga Champions jika tidak kebobolan pada menit-menit akhir putaran kedua dari Real Madrid.

Berada di Belakang Juventus

Berada di Belakang Juventus

Saat musim ini sudah selesai dan Milan mulai mencoba memperbaiki kualitas susunan tim mereka. Supaya tim itu bisa

lebih maju, Fassone pun meyakini bahwa mengikuti Juventus adalah salah satu caranya.
“Kami berada di belakang bila dibandingkan dengan Juventus, kami harus mengambil petunjuk dari mereka dan memadukannya ke dalam seluruh sistem sepakbola, tidak hanya satu klub,” kata Fassone seperti yang dikutip dari Football Italia.”Tujuh Scudetto berturut-turut adalah hasil yang hebat untuk Juventus, meskipun itu sedikit buruk untuk pertandingan sepak bola Italia,” lanjutnya.

Mencoba Meniru Juventus
Mencoba Meniru Juventus

Pria berumur 54 tahun itu juga mengakui bahwa timnya dan juga Inter MIlan ketinggalan jauh dari Juventus. Namun, ia masih tetap berusaha untuk membawa timnya berhasil dengna bisa meniru Juventus.

“Saya harus mengatakan bahwa Inter dan Milan tertinggal jauh dua kali lipat dari Bianconeri, dan memperkecil jarak itu tidak mudah,” tambahnya.

“Saya ulangi, kami akan berusaha untuk meniru mereka,” pungkasnya.

Keduanya sempat bertemu di babak final Coppa Italia, dan menjadi satu-satunya kesempatan Milan untuk menghentikan dominasi Bianconeri pada musim ini. Tidak beruntung, mereka kalah dengan skor 1-4 dari tim Massimiliano Allegri.