Motor Yamaha Yang Masih Liar Sulit Dikendalikan Vinales

Motor Yamaha Yang Masih Liar Sulit Dikendalikan Vinales

Berita-prediksibolaMotor Yamaha Yang Masih Liar Sulit Dikendalikan Vinales. Digelaran ajang balap MotoGP Jerman 2018, yang digelar di Sirkuit Sachsenring pada Minggu 15 Juli 2018, tercatat Maverick Vinales berhasil mengamankan podium ketiga. Dia masih kalah cepat dari rekan satu timnya di Yamaha Movistar, Valentino Rossi yang berhasil menduduki podium kedua, dan Marc Marquez yang menempati podium juara.

Motor Yamaha Yang Masih Liar Sulit Dikendalikan Vinales

Kekuatan motor Yamaha yang dikendarainya yang masih liar menajdi penyebab Vinales mengalami kesulitan untuk bisa menjadi juara. Dan hal tersebut dirasakan oleh Vinales ketika awal memulai balapan di MotoGP Jerman akhir pekan ini.

Dalam sebuah wawancara singkatnya bersama salah satu media MotoGP ternama, pembalap yang berjuluk Top Gun ini mengaku masih bingung dan mengalami kesulitan untuk menjinakkan mesin motor Yamaha YZR-M1 yang masih liar. Ditambah lagi, perangkat lunak, elektronik yang masih menjadi biang keladi dari semua masalah yang dialami oleh Vinales.

Di awal-awal balapan, pembalap yang identik dengan nomor motor 25 tersebut harus berjuang ekstra keras. bahkan dia terlihat bangkit usai balapan telah memasuki lap ke-30.

Di lap akhir, pembalap asal Spanyol tersebut baru melakukan serangan demi serangan untuk bisa mengalahkan pembalap Pramac Ducati, Danilo Petrucci dalam perebutan podium ketiga. Vinales pun mengaku dia baru bisa mendapatkan grip yang sesuai jelang akhir balapan.

Selain itu, masalah ban belakang yang sering kali cepat aus, hingga membuatnya sering kali tergelincir membuatnya mengalami kesulitan untuk bisa mengimbangi kecepatan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez.

“Masalah utamanya adalah di lap awal, karena saya tidak mendapatkan grip yang sesuai. Disini motor banyak tergelincir.” Ungkap Vinales seperti yang telah dikutip.

“Bahkan motor baru bisa mendapatkan grip usai melewati lap 16 ketimbang ban baru di lap awal. Dan masalah ini selalu seperti itu, kecuali untuk balapan yang saya menangkan di musim lalu. disini mungkin saya harus menambah berat badan saya.” Sambung rekan satu tim Valentino Rossi di Yamaha.

Dalam wawancara tersebut, Vinales menambahkan, dia dan Rossi tidak bisa berbuat banyak untuk menjinakkan motor menjadi lebih ramah. Kekuatan motor harus dijinakkan secara brutal.

“Sampai saat ini saya mencoba memperbaiki gaya balap saya. hal ini dikarenakan jika perangkat elekronik tidak juga mengalami perubahan, yang harus saya lakukan adalah merubah gaya balap saya sendiri. dan saya fokus soal ini.” katanya dengan penuh percaya diri.

Dalam pengakuannya, Vanales mengatakan bahwa Yamaha masih kalah jauh ketimbang Ducati. Akan tetapi di Jerman, Yamaha telah berhasil memanfaatkan kesalahan yang telah dilakukan oleh Ducati. Dengan raihan hasil yang sangat bagus ini, Vanales masih bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara pembalap, tepat di bawah Rossi yang bertahan di posisi kedua klasemen sementara.