Rossi Akui Yamaha Masih Sulit Temukan Solusi

Rossi Akui Yamaha Masih Sulit Temukan Solusi

Berita-prediksibolaRossi Akui Yamaha Masih Sulit Temukan Solusi. Gelaran ajang balap MotoGP San Marino seri ke-13 yang digelar di Sirkuit Misano akhir pekan ini, masih belum menjadi ajang kebangkitan para pembalap Yamaha, baik itu Valentino Rossi maupun Maverick Vinales. Kedua pembalap pabrikan Yamaha ini masih belum bisa tampil kompetitif dalam perebutan podium juara di San Marino.

Rossi Akui Yamaha Masih Sulit Temukan Solusi

Terlebih lagi bagi Valentino Rossi, gagalnya meraih podium di MotoGP San Marino adalah sebuah kekecewaan yang amat sangat besar. pasalnya setelah musim kemarin gagal tampil karena mengalami cedera, kini momen kembalinya berlaga dikandang sendiri malah tidak dihiasi dengan persembahan podium untuk semua fans The Doctor yang sudah memenuhi tribun penonton.

Pembalap 39 tahun tersebut sendiri sudah merasa pesimis untuk bisa bersaing dengan para pembalap lain usai menyelesaikan babak kualifikasi MotoGP San Marino. Hal ini lantaran dia hanya bisa mengamankan posisi ketujuh untuk memulai start. Bahkan ketika balapan berlangsung, tidak ada satu pembalap pun yang didepannya yang bisa disalipnya.

Alhasil, dia hanya bisa menyelesaikan balapan MotoGP San Marino masih tetap berada di posisi ketujuh. Pembalap yang identik dengan nomor motor 46 tersebut terpaut 19,086 detik dari sang pemenang MotoGP San Marino, Andrea Dovizioso, rider Ducati.

“Saya merasa bahwa Motor Desmosedici adalah motor yang harus dikalahkan disemua lintasan. Hari ini Dovizioso telah melakukan balapan yang sangat hebat. Dia bisa menyalip rekan satu timnya, Lorenzo dan langsung melesat. Lain dengan Yamaha, kami masih memiliki masalah yang berbeda dan bahkan kami belum bisa menyelesaikannya.” Ungkap Rossi seperti yang telah dikutip.

Tidak jauh berbeda dengan rekan satu tim Rossi, Maverick Vinales. Penyuka nomor 25 tersebut juga meraih hasil yang sangat mengecewakan. Bahkan seharusnya dia masih memiliki kesempatan dan peluang yang cukup besar untuk bersaing dalam perebutan podium, mengingat dia memulai balapan di start ketiga. Akan tetapi faktanya berkata lain, dia hanya bisa menyelesaikan balapan di finis kelima, atau terpaut 16,016 detik dari pembalap Ducati, Andrea Dovizioso.

Dengan raihan hasil yang kurang memuaskan dari dua pembalap andalannya, kini Yamaha sukses memperpanjang catatan buruknya. Tercatat mereka belum meraih satu kemenangan sejak Rossi menjuarai balapan MotoGP Belanda pada musim 2017 lalu. dan kini mereka berada di bawah bayang-bayang tim pabrikan Ducati dan Honda.

“Mereka (Ducati) sudah sangat kuat sejak awal musim, dan bahkan selama libur musim panas, mereka juga telah mengambil langkah yang seharusnya kami lakukan. Hingga tidak heran, usai jeda, mereka pun berhasil meraih kemenangan, bahkan melakukannya sangat baik dengan dua pembalap mereka, Dovizioso dan Lorenzo.” terang Rossi yang memuji kebangkitan tim Ducati.