Suzuki Beber Alasan Buang Iannone Di MotoGP 2019

Suzuki Beber Alasan Buang Iannone Di MotoGP 2019

Berita-prediksibolaSuzuki Beber Alasan Buang Iannone Di MotoGP 2019. Beredarnya berita tentang Andrea Iannone yang merasa heran dibuang oleh tim Suzuki mulai musim balap MotoGP 2019, langsung mendapat repson dari pihak Suzuki. Padahal jika dilihat kembali, menurut pengakuan Iannone, dirinya sudah memberikan yang terbaik dan masukan yang cukup banyak untuk pengembangan motor Suzuki sepanjang musim balap MotoGP 2018 ini.

Suzuki Beber Alasan Buang Iannone Di MotoGP 2019

Davide Brivio, yang merupakan Bos Besar dari tim Suzuki, mengaku bahwa alasan timnya membuang Iannone pada MotoGP 2019 ini murni dikarenakan alasan bisnis semata. Dan oleh karenya bangku kosong Iannone akan ditempati oleh pembalap baru yang dikontrak oleh Suzuki, yakni Joan Mir sebagai tandem Alex Rins.

Sebagai informasi, Andrea Iannone sempat meraih podium kedua di MotoG Australia. Bahkan dengan raihan hasil yang sangat memuaskan ini, dia nyaris menyamai prestasinya di Malaysia, jika saja ketika itu dia tidak terjatuh yang disebut gara-gara pergerakan Marc Marquez ketika balapan berlangsung.

Balapan MotoGP Malaysia yang digelar diSirkuit Sepang, rekan satu timnya Alex Rins yang berjaya. Dia berhasil menyamai prestasi Iannone dengan meraih posisi kedua dibelakang sang juara dunia MotoGP 2018, Marc Marquez pada gelaran ajang balap MotoGP Malaysia.

Kemenangan yang telah raih oleh Rins ini tercatat dia berhasil mengungguli 16 poin dari rekan setimnya di Suzuki, Iannone diklasemen MotoGP jelang balapan akhir di Valencia yang sesuai denga jadwal akan diberlangsung pada tanggal 18 November 2018 waktu setempat.

Dalam sebuah wawancara singkatnya bersama salah satu media MotoGP ternama, Brivo mengaku sudah memberikan penjelasan kepada Iannone terkait dengan pemutusan kontraknya dengan tim Suzuki. Apa yang telah dilakukan oleh Brivio ini semata-mata bertujuan agar apa yang terjadi di hari ini tidak menimbulkan ganjalan di kemudian hari.

“Ketika kami sudah memutuskan untuk tidak menggunakan dia lagi, kami sudah membicarakan hal ini dengan Iannone apa yang menjadi alasan kami.” Ungkap Brivio, seperti yang telah dikutip salah satu media MotoGP Ternama.

“Apa yang kami lakukan ini murni karena ini merupakan salah satu strategi bisnis yang kami lakukan. Mengingat ketika memilih pembalap, Suzuki tidak hanya akan melihat hasil yang diperolehnya. Parameter lain yang mendukung juga sangat penting. Seperti Citra dan lain sebagainya. Dan hal tersebut sudah kami jelaskan kepada Iannone.” Terangnya panjang lebar.

Dalam hal ini Brivio juga menambahkan bahwa kekesalan Iannone ini disebabkan oleh rasa frustasi. Bahkan jika dilihat kembali, sejatinya Iannone sat ini sedang bagus-bagusnya bersama Suzuki. Dalam catatan kami, ketika dia berhasil mengamankan podium kedua di gelaran ajang balap MotoGP Australia, itu merupakan podium keempat yang telah dikantongi Iannone sepanjag musim balap MotoGP 2018 ini.

“Yang pasti dia kecewa karena tidak bisa memperpanjang nilai kontrak bersama kami, dan dari kata-katanya terlihat jelas dia sedang frustasi.” Tutup Brivio.