Marquez Tetap Bisa Juara Meski Tidak Di Honda

Berita-prediksibolaMarquez Tetap Bisa Juara Meski Tidak Di Honda. Marc Marquez yang merupakan pembalap andalan tim Repsol Honda, kali ini mendapat pujian dari sang mantan juara dunia MotoGP, Mick Doohan. Menurut kacamatanya, pembalap yang berjuluk The Baby Alien ini akan tetap bisa memenangkan balapan meskipun suatu saat ini dia akan meninggalkan timnya saat ini.

Marquez Tetap Bisa Juara Meski Tidak Di Honda

Pembalap yang tercatat pernah mengendarai motor dari pabrikan asal Jepang di kategori 500cc yang sekarang berganti MotoGP, percaya, kualitas pembalap asal Spanyol ini mampu membuat perbedaan dari setiap balapan yang dilakoninya.

Tercatat baru naik dikelas MotoGP enam musim, pembalap yang identik dengan nomor motor 93 tersebut telah berhasil mengemas lima gelar juara dunia balap MotoGP. seperti yang diketahui, bahwa kontrak Marquez dengan tim Repsol Honda akan berakhir para Desember 2020, namun spikulasi tentang masa depannya masih terus bermunculan, khususnya terkait dengan pindahnya dari Repsol Honda.

“Ketika di era saya, ada sekitar tujuh pembalap Honda di grid, namun pemenangnya selalu sama. aka tetapi seorang pembalap seperti Marc ini akan selalu bisa membuat perbedaan. Dan untungnya adalah dalam balap motor, pembalap masih memiliki kemampuan untuk bisa membuat perbedaan. Dan itu sangat berpengaruh.” Ungkap Doohan seperti yang telah dikutip.

Dilain pihak, pembalap asal Spanyol itu pernah menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki alasan yang cukup kuat untuk meninggalkan Honda. Yang terpenting adalah tim pabrikan asal Jepang itu masih mampu memberikan Marc Marquez motor yang mampu memenangi balapan.

Akan tetapi di salah satu berita yang beredar, ada rumor terkait dengan masa depan Marc Marquez usai kontraknya dengan Honda yang berakhir pada musim balap MotoGP 2020. Tim Ducati disebut-sebut melakukan kontrak tentatif tentang kemungkinannya akan mengajak Marquez untuk bisa bergabung dengan tim asal Italia itu pada musim balap 2021.

“Apa yang akan terjadi dimasa depan ini seperti yang pernah saya lihat dimasa lalu, yang mana ketika itu ada rider yang telah memutuskan untuk berganti pabrikan. Namun beberapa dari mereka masih tetap berhasil kuat dan tampil kompetitif, sementara beberapa yang lain dari mereka tidak.” Terang Doohan mengenang peristiwa yang terjadi di masa lalu.

“Untuk itu saya pikir, jika saja Marc kemudian hari memutuskan untuk ganti tim pabrikan yang berbeda, dia masih akan tetap bisa menang. Hal ini juga terlihat seperti pembalap tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, sama juga seperti Eddie Lawson, mereka masih tetap bisa tampil kompetitif meskipun berganti tim pabrikan. Jadi saya tekankan, seorang pembalap cepat tetaplah pembalap cepat, meskipun dengan mengendarai motor yang berbeda.” Tutur pria berusia 53 tahun tersebut mengakhiri.