Lorenzo Sebut Pembalap Jadi Penentu Juara MotoGP, Bukan Motor

Lorenzo Sebut Pembalap Jadi Penentu Juara MotoGP, Bukan Motor

Berita-prediksibolaLorenzo Sebut Pembalap Jadi Penentu Juara MotoGP, Bukan Motor. Dalam sebuah wawancara singkat bersama salah satu media MotoGP ternama, pembalap baru tim Repsol Honda, Jorge Lorenzo menyebutkan bahwa di era sekarang ini bukan motor yang akan jadi penentu jadi juara MotoGP. hal ini mengingat sejak piranti elektronik ECU hanya menggunakan satu merek, maka motor kian semakin sulit dimodifikasi secara maksimal.

Lorenzo Sebut Pembalap Jadi Penentu Juara MotoGP, Bukan Motor

Dengan adanya hal yang demikian, maka pembalapyan baru saja pindah ke tim Repsol Honda mulai musim balap MotoGP 2019, dengan sangat terang-terangnya menyebut motor bukan lagi menjadi penentu untuk bisa jadi juara di kelas MotoGP.

“Sejak diberlakukan ECU hanya menggunakan satu merek saja, kini sudah tidak ada lagi pabrikan yang mendominasi, sangat berbeda di Formula 1. Di era sekarang ini sangat sulit mendominasi di segi teknis motor.” Ungkap Lorenzo seperti yang telah dikutip.

“Dan sekarang ini, pembalaplah yang memiliki peranan penting, namun bukan saja gaya balapnya.” Sambungnya menambahkan.

Bahkan pembalap asal Spanyol ini juga menambahkan, bahwa sekarang ini sangat jarang ada pembalap dikelas MotoGP yang bisa meraih kemenangan sebanyak dua kali, seperti lima atau enam tahun lalu. akan tetapi hal ini tidak berlaku untuk F1 meskipun juga menggunakan ECU tunggal.

Sementara itu di lain pihak, sang legenda balap MotoGP, Mick Doohan berbicara terkait Jorge Lorenzo yang telah memutuskan bergabung ke tim Repsol Honda Team. Menurut pendapatnya, Lorenzo akan bisa mengalahkan sang juara dunia MotoGP 2018, Marc Marquez.

Seperti yang telah diketahui, pembalap yang berjuluk X-Fuera mengalami masa sulit selama dua tahun bersama Ducati. tercatat pembalap MotoGP yang saat ini masih 32 tahun hanya mampu meraih tiga kali kemenangan saja dari 32 seri yang dilakoninya bersama Ducati.

Dan setelah pindah ke tim Repsol Honda, pembalap yang identik dengan nomor motor 99 tersebut langsung menuai banyak pujian usai melakoni uji coba di Sirkuit de Jerez, Spanyol. Dalam uji coba tersebut, Lorenzo hanya tertinggal 0,039 detik datri rekan setimnya di Repsol Honda, Marc Marquez.

“Saya rasa, ketika di Ducati, Lorenzo mengalami masa sulit, karena dia mendapat banyak tekanan. Akan tetapi di lain sisi, apa yang terjadi di Ducati menjadi sesuatu yang positif bagi Lorenzo, karena satu-satunya hal yang ingin di lakukan adalah mengalahkan Marc Marquez dengan menggunakan senjata yang sama.” kata Doohan seperti yang dikutip salah satu media MotoGP ternama.

“Saat ini saya cenderung berfikir mungkin ini salah satu alasan mengapa Lorenzo mengambil keputusan memilih tantangan baru, yakni dia ingin bisa menang atas Marquez atau tidak. Lorenzo tidak memiliki alasan lain, hal ini mengingat dia telah menggunakan senjata yang sama seperti yang digunakan Marc Marquez.” Sambungnya menambahkan.